Menu

Mode Gelap

News · 28 Sep 2025 05:24 WITA

TNI Temukan 4 Kebun Ganja di Pegunungan Bintang Papua, 297 Batang Diamankan


 TNI Temukan 4 Kebun Ganja di Pegunungan Bintang Papua, 297 Batang Diamankan Perbesar

SOALINDONESIA–PEGUNUNGANBINTANG Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) bekerja sama dengan Satgas Prayudha dan Satgas Ketapang berhasil mengungkap dan memusnahkan empat kebun ganja yang tersembunyi di Kampung Aldom, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Operasi ini dilakukan pada Selasa, 23 September 2025.

Penemuan ini bermula dari pengintaian menggunakan drone milik Satgas Ketapang yang mendeteksi aktivitas mencurigakan di kawasan perkebunan terpencil. Tindak lanjut dilakukan oleh tim gabungan melalui penyisiran langsung ke lokasi.

“Setelah survei udara, tim kami melakukan patroli darat dan menemukan empat lokasi kebun ganja yang sengaja dikamuflase dengan tanaman pangan seperti ubi, sawi, dan jagung,” ujar Letkol Inf Erwan Harliantoro, Dansatgas Yonif 751/VJS, dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/9/2025).

READ  Ratusan Ribu Buruh Siap Turun ke Jalan 22 November, Protes Kenaikan UMP 2026 yang Dinilai Terlalu Rendah

297 Pohon Ganja Siap Panen

Dari hasil operasi gabungan tersebut, TNI berhasil mengamankan sebanyak 297 batang pohon ganja dengan tinggi rata-rata 1,5 meter, yang menunjukkan bahwa tanaman-tanaman tersebut telah lama dibudidayakan dan siap panen.

“Temuan ini mengindikasikan kebun tersebut sudah dikelola cukup lama dan berpotensi untuk diedarkan secara luas,” jelas Letkol Erwan.

Selain mengamankan barang bukti, tim gabungan juga langsung memusnahkan lokasi kebun ganja di tempat untuk mencegah penyalahgunaan lebih lanjut. Seluruh batang ganja yang diamankan kemudian diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses hukum selanjutnya.

READ  Puan Maharani Minta Fraksi di DPR Segera Tindaklanjuti Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan

Perang Melawan Narkoba di Perbatasan

Dansatgas menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI menjaga perbatasan negara sekaligus melindungi masyarakat dari bahaya narkoba yang merusak moral dan sosial.

“Kami tidak hanya menjaga batas negara, tapi juga melindungi masyarakat dari kerusakan moral dan sosial akibat narkoba. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk Indonesia, khususnya tanah Papua,” tegas Erwan.

Operasi gabungan ini juga memperlihatkan sinergi antarsatgas di wilayah rawan dan terpencil seperti Pegunungan Bintang, yang kerap dijadikan tempat persembunyian atau ladang produksi ilegal oleh oknum tertentu.

READ  Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar Terus Bertambah: 129 Meninggal, 110 Ribu Warga Mengungsi

Ancaman Nyata bagi Ketahanan Nasional

Temuan kebun ganja ini menjadi bukti bahwa narkotika masih menjadi ancaman nyata terhadap ketahanan nasional, terutama di wilayah-wilayah perbatasan yang memiliki akses terbatas dan sulit dijangkau.

“Perang terhadap narkoba tidak boleh berhenti. Ini bukan hanya soal pelanggaran hukum, tapi soal menyelamatkan masa depan generasi bangsa,” tambah Erwan.

Penanganan Lanjutan

Seluruh barang bukti telah diserahkan kepada aparat hukum di wilayah Pegunungan Bintang untuk penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku atau jaringan di balik kebun ganja tersebut.

Artikel ini telah dibaca 67 kali

Baca Lainnya

Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Dijadwalkan Tiba di Makassar Besok, Tim Penyambutan Mulai Bersiap

16 Juni 2026 - 20:54 WITA

Jalan Rusak, UMKM dan Pertanian Jadi Keluhan Utama, Dr. Awaluddin Siap Kawal Aspirasi Warga Pakuli

14 Juni 2026 - 19:46 WITA

Harga Sawit Naik di Berbagai Daerah, Sulawesi Selatan Justru Stagnan, Petani Desak Pembentukan Satgas Harga Sawit

13 Juni 2026 - 19:18 WITA

Pelayanan Jadi Kunci, PT Annur Maarif Catat Peningkatan Signifikan Pendaftar Haji Khusus

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

Ketua Koperasi KIM Soroti Kenaikan Potongan Timbangan Sawit oleh PT Teguh Wira Pratama

9 Juni 2026 - 23:23 WITA

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Trending di Nasional