Menu

Mode Gelap

News · 5 Sep 2025 19:49 WITA

1.371 Personel Gabungan Amankan Aksi Damai Mahasiswa Unpad di Depan DPR RI


 1.371 Personel Gabungan Amankan Aksi Damai Mahasiswa Unpad di Depan DPR RI Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Sebanyak 1.371 personel gabungan diturunkan untuk mengamankan aksi damai mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung yang digelar di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (5/9).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam menyebut pengamanan dilakukan bersama aparat TNI dan Pemprov DKI Jakarta.

“Saat ini Polda Metro Jaya menurunkan 1.371 personel pengamanan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, kemudian stakeholders dari Pemprov DKI, dan rekan-rekan Kodam Jaya untuk melaksanakan kegiatan pengamanan,” kata Ade Ary kepada wartawan di depan Gedung DPR RI.

READ  Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

Ade memastikan, hingga siang hari, situasi di sekitar kawasan DPR dalam kondisi aman dan terkendali.

“Kami sampaikan bahwa situasi di sekitar gedung DPR itu aman terkendali,” ujarnya.

Ia juga mengimbau agar seluruh massa aksi mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami berharap situasi tetap kondusif, kami siap, kami hadir di lapangan, mohon dengan hormat kepada semua pihak untuk mengikuti arahan dan petunjuk petugas kami di lapangan,” tambahnya.

Aksi Mahasiswa Bertajuk “Piknik Nasional Rakyat”

Berdasarkan pantauan, massa mahasiswa Unpad tiba di depan Gedung DPR RI sekitar pukul 13.45 WIB. Mereka mengusung tema aksi “Piknik Nasional Rakyat: Deadline Day Tuntutan 17+8!”.

READ  Pimpinan KKB Intan Jaya, Undius Kogoya, Dilaporkan Meninggal Dunia karena Sakit

Sebelum menuju Kompleks Parlemen, para mahasiswa lebih dulu berkumpul di depan Gedung TVRI di Jalan Gerbang Pemuda, lalu melakukan long march menuju gerbang utama DPR RI.

Arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto depan DPR masih dibuka meski hanya menyisakan satu lajur. Kondisi lalu lintas relatif lancar, meski sempat tersendat akibat rombongan massa aksi.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News