Menu

Mode Gelap

Nasional · 9 Sep 2025 23:58 WITA

Mendag Budi Santoso Resmikan Program Desa Bisa Ekspor di Jembrana, 700 Desa Siap Tembus Pasar Global


 Mendag Budi Santoso Resmikan Program Desa Bisa Ekspor di Jembrana, 700 Desa Siap Tembus Pasar Global Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso meresmikan peluncuran program Desa Bisa Ekspor di Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya (KSS), Kabupaten Jembrana, Selasa (9/9/2025).

Acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, serta Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna.

Mendag Budi Santoso menyebut program Desa Bisa Ekspor merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Desa, Kementerian Pertanian, Lembaga World Export Institute (LWEI), serta sektor swasta, termasuk Astra. Program ini bertujuan memperluas akses ekspor produk unggulan desa ke pasar internasional.

“Kita sudah memetakan ribuan desa, dan ada sekitar 700 desa yang siap ekspor. Untuk desa yang sudah siap, akan kami hubungkan dengan pembeli internasional melalui perwakilan dagang di 33 negara. Sementara yang belum siap, akan kami dampingi dengan pelatihan, pendampingan desain, hingga standarisasi produk,” ujar Budi.

READ  Tokoh Agama dan Akademisi Serukan Penyampaian Aspirasi dengan Santun, Tolak Provokasi dan Anarkisme

Ia menambahkan, kinerja ekspor Indonesia pada 2025 menunjukkan tren positif. Target ekspor sebesar 7,1 persen sudah terlampaui dengan capaian 8,03 persen hingga Juli, naik signifikan dibanding tahun lalu yang hanya 2,29 persen.

Koperasi Kakao KSS dipilih sebagai percontohan karena dinilai siap dalam pengelolaan dan produksi kakao. Budi menekankan pentingnya hilirisasi agar produk desa tidak hanya berhenti pada bahan mentah, tetapi juga masuk ke pasar produk jadi.

“Pasar global sangat luas. Kita akan dorong koperasi-koperasi seperti KSS agar bisa masuk pasar produk jadi secara bertahap,” katanya.

READ  Pemerintah Tegaskan Pembentukan Family Office di Bali Tak Gunakan Dana APBN

Sementara itu, Wamendes PDT Ahmad Riza Patria mengapresiasi program ini. Menurutnya, desa adalah motor kemajuan bangsa.

“Kalau desa maju, Indonesia pasti maju. Produk desa harus terbaik, jumlahnya banyak, dan cepat masuk pasar. Itu sejalan dengan arahan Presiden melalui prinsip 3T: Terbaik, Terbanyak, dan Tercepat,” ujarnya.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Wabup IGN Patriana Krisna juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendampingi masyarakat desa agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

“Dengan sinergi antara pusat, daerah, dan swasta, kami berharap Jembrana menjadi pionir desa ekspor yang berdaya saing tinggi di pasar global,” kata Hartawan.

READ  Menag Nasaruddin Umar Lantik 13.224 PPPK: ASN Kemenag Harus High Tech dan High Touch

Program Desa Bisa Ekspor ini merupakan pengembangan dari program Desa Devisa yang diluncurkan LPEI sejak 2019. Untuk perdana, program Desa Devisa Kakao Jembrana melibatkan 13 desa dengan 609 petani, termasuk 14 persen di antaranya perempuan. Fokus utamanya adalah pengembangan kakao fermentasi yang kini berhasil menembus pasar ekspor ke Prancis, Jerman, Belanda, Belgia, Jepang, dan Australia.

Peluncuran program juga ditandai dengan pelepasan ekspor simbolis dari tiga Desa Devisa binaan Indonesia Eximbank. Desa Devisa Kakao Jembrana melepas ekspor kakao fermentasi senilai Rp12,4 miliar ke Prancis.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional