Menu

Mode Gelap

Nasional · 11 Sep 2025 23:41 WITA

19 Mahasiswa PKUMI Dilepas ke Amerika, Dua Diantaranya ke Harvard dan UC Riverside


 19 Mahasiswa PKUMI Dilepas ke Amerika, Dua Diantaranya ke Harvard dan UC Riverside Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Sebanyak 19 mahasiswa Program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) resmi dilepas untuk mengikuti short course di Amerika Serikat. Dua di antaranya adalah Tubagus Alasna Arzamukirom asal Pemalang, Jawa Tengah, dan Firda Rini asal Aceh.

Keduanya akan menjalani studi singkat selama tiga bulan di kampus bergengsi dunia. Tubagus terpilih melanjutkan program di Harvard University, sementara Firda akan menempuh studi di University of California, Riverside.

Tubagus mengaku motivasi utamanya mengikuti program ini adalah kesempatan belajar lintas agama dan perdamaian. “Nama kampusnya saja sudah Religion and Peace. Jadi, kita bisa belajar tidak hanya Islam, tapi juga berbagai agama di dunia,” ujarnya.

READ  Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin Kukuhkan Pimpinan Pusat PMMBN 2025–2028, Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Moderat dan Progresif

Ia menuturkan, proses seleksi yang dijalani sangat ketat. Dari 88 peserta angkatan, hanya 10 yang berhasil lolos ke Harvard. “Syaratnya mulai dari kemampuan membaca kitab turats, kelancaran bahasa Arab, hingga wawancara dalam bahasa Arab. Tanpa persiapan, mustahil bisa lolos,” tambahnya.

Sementara itu, Firda menjelaskan bahwa motivasi utamanya adalah memperluas wawasan keulamaan sekaligus memperkuat bahasa internasional.

“Belajar Islam di negara yang mayoritasnya non-Muslim itu tantangan tersendiri. Selain itu, saya ingin menambah relasi internasional untuk menunjang pendidikan dan karier ke depan,” ungkapnya.

READ  Korupsi Kuota Haji: KPK Siap Bergerak, Data Pansus DPR Jadi Kunci

Firda mengaku seleksi yang ia jalani mencakup penilaian akademik sejak semester awal, tes bahasa Arab dan Inggris, serta wawancara kitab. “Kami sempat diberi pilihan negara tujuan, tapi keputusan akhir tetap di Amerika Serikat,” ujarnya.

Di Harvard, Tubagus berharap bisa memperoleh pengalaman berharga tentang toleransi antaragama. “Saya ingin menunjukkan kepada penerus bangsa bahwa kita harus hidup beragama dengan penuh toleransi, bukan hanya mempertahankan agama sendiri,” ucapnya.

Firda yang akan belajar di fakultas Study of Religion menegaskan pentingnya persiapan bahasa. “Bahasa adalah kunci untuk menjelajahi dunia. Jadi, teman-teman yang ingin ikut jejak ini harus mantapkan bahasa dan target sejak awal,” pesannya.

READ  Gubernur Papua Ancam Copot Direksi RSUD Usai Ibu Hamil dan Bayi Meninggal Diduga Ditolak Empat Rumah Sakit

Pelepasan mahasiswa PKUMI ini digelar secara resmi di Masjid Istiqlal. Program short course tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas kader ulama muda Indonesia sekaligus membuka wawasan global melalui interaksi lintas budaya dan agama.

“Kalian semua adalah duta Indonesia. Jagalah nama baik bangsa, hindari konflik, dan waspada terhadap dinamika sosial serta kriminalitas di sana,” tegas Menteri Agama Nasaruddin Umar saat melepas keberangkatan mereka.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Dr. Bunyamin Yapid Kunjungi Studio Dakwah Mesir, Bawa Inspirasi Penguatan Edukasi Keagamaan di Indonesia

7 Juni 2026 - 20:20 WITA

Dua Anak Menteri Haji dan Umrah Jadi TA, Dapat Fasilitas Istimewa Hingga Haji Non Antrian

7 Juni 2026 - 15:00 WITA

Anak Menteri Haji Jadi Tenaga Ahli, Transparansi Kementrian haji Dipertanyakan

6 Juni 2026 - 22:55 WITA

Tiga Peserta Audisi DA8 Asal Sidrap Lolos ke Jakarta, Bupati Beri Restu dan Dukungan Penuh

5 Juni 2026 - 14:40 WITA

PT Annur Maarif Raih Predikat Hijau (Excellent) dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Musim Umrah 1447 H

3 Juni 2026 - 13:32 WITA

Trending di Nasional