Menu

Mode Gelap

Nasional · 12 Sep 2025 17:42 WITA

Jokowi Nilai Purbaya Sadewa Cocok Jadi Menkeu, Singgung Perbedaan dengan Sri Mulyani


 Jokowi Nilai Purbaya Sadewa Cocok Jadi Menkeu, Singgung Perbedaan dengan Sri Mulyani Perbesar

SOALINDONESIA–SOLO Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) dari Sri Mulyani Indrawati kepada Purbaya Yudhi Sadewa. Jokowi menilai sosok Purbaya, yang baru saja dilantik Presiden Prabowo Subianto, sangat tepat menduduki kursi strategis tersebut.

“Bagus. Saya kenal baik dengan Pak Purbaya, sangat bagus,” kata Jokowi di Solo, Jumat (12/9).

Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya cukup lama mengenal Purbaya. Ia menilai mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu memiliki kapasitas kuat untuk mengelola keuangan negara.

Meski demikian, ia menekankan adanya perbedaan pandangan politik-ekonomi antara Purbaya dengan pendahulunya, Sri Mulyani.

READ  Bupati Sidrap Dampingi Gubernur Sulsel Audiensi dengan Mendagri

“Mazhabnya memang berbeda dengan Bu Sri Mulyani,” ujar Jokowi.

Respon Pasar Positif

Menurut Jokowi, pelantikan Purbaya sebagai Menkeu disambut baik oleh pelaku pasar. Hal itu terlihat dari penguatan sejumlah indikator ekonomi dalam beberapa hari terakhir.

“Kita lihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga kembali rebound, kembali naik. Kemudian rupiah menguat, artinya pasar bisa menerima itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, penerimaan positif pasar terhadap Purbaya menandakan pulihnya kepercayaan investor terhadap Indonesia. “Kalau pasar menerima artinya investor, aliran uang akan kembali masuk ke negara kita,” imbuhnya.

READ  Menko Airlangga: Ekonomi Indonesia Tetap Solid Memasuki Tahun Kedua Pemerintahan Presiden Prabowo

Profil Singkat Purbaya Sadewa

Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9), menggantikan Sri Mulyani.

Lulusan Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, itu bukan sosok baru di pemerintahan. Ia pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, antara lain:

Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Polhukam (2015–2016)

Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Kemaritiman (2016–2018)

Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves (2018–2020)

Ketua Dewan Komisioner LPS (2020–2024)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional