Menu

Mode Gelap

Nasional · 20 Sep 2025 00:03 WITA

Presiden Prabowo Pastikan IKN Nusantara Jadi Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028


 Presiden Prabowo Pastikan IKN Nusantara Jadi Ibu Kota Politik Indonesia pada 2028 Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Nusantara, Kalimantan Timur, akan terealisasi pada tahun 2028. Nusantara bahkan akan ditetapkan sebagai ibu kota politik Indonesia.

Kepastian tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025 yang diundangkan pada 30 Juni 2025. Aturan ini merevisi Perpres Nomor 109 Tahun 2025 agar selaras dengan amanat UU Nomor 62 Tahun 2025 tentang APBN 2025.

“Perencanaan dan pembangunan kawasan, serta pemindahan ke Ibu Kota Nusantara dilaksanakan sebagai upaya mendukung terwujudnya Ibu Kota Nusantara menjadi Ibu Kota Politik di tahun 2028,” demikian bunyi beleid tersebut.

READ  Prabowo Terbitkan PP Nomor 38 Tahun 2025: Pemerintah Pusat Kini Bisa Beri Pinjaman ke Pemda, BUMN, dan BUMD

Fokus Pembangunan Kawasan Inti

Dalam Perpres itu dijelaskan, pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) akan dilakukan di atas lahan seluas 800–850 hektare.

Komposisi pembangunan antara lain:

20% untuk area perkantoran,

50% untuk hunian rumah layak dan terjangkau,

50% untuk prasarana pendukung,

dengan target indeks aksesibilitas dan konektivitas mencapai angka 0,74.

“Untuk terbangunnya kawasan inti pusat pemerintahan Ibu Kota Nusantara dan sekitarnya, dilakukan perencanaan dan penataan ruang, serta pembangunan gedung perkantoran di IKN,” tulis lampiran beleid tersebut.

Pemindahan ASN dan Kota Cerdas

READ  Presiden Prabowo Tanggapi Sindiran soal Program Makan Bergizi Gratis: “Dulu Banyak yang Menertawakan, Sekarang Bukti Berbicara”

Aturan baru ini juga memuat rencana pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Nusantara. Jumlah ASN yang akan dipindahkan atau ditugaskan di IKN diperkirakan mencapai 1.700 hingga 4.100 orang.

Selain itu, cakupan layanan kota cerdas (smart city) di Nusantara ditargetkan mencapai 25% untuk mendukung kelancaran operasional pemerintahan di ibu kota baru.

Tiga Tahun Percepatan Pembangunan

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono untuk menyelesaikan pembangunan dalam waktu tiga tahun.

Foto udara terbaru pada Agustus 2025 memperlihatkan istana kepresidenan di IKN yang tengah dalam tahap pembangunan.

READ  Eki Pitung Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi Tegaskan Dukungan dan Perlindungan bagi Komunitas Ojek Online

Dengan penetapan target ini, pemerintah berharap pemindahan ibu kota tidak hanya menjadi simbol pemerataan pembangunan, tetapi juga momentum untuk mewujudkan Indonesia yang lebih inklusif dan berorientasi masa depan.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional