Menu

Mode Gelap

Nasional · 26 Sep 2025 18:11 WITA

Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Penerapan E-Audit oleh Itjen Kemenag: Langkah Maju Pengawasan Digital


 Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Penerapan E-Audit oleh Itjen Kemenag: Langkah Maju Pengawasan Digital Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi tinggi atas penerapan sistem audit berbasis digital (e-audit) yang diinisiasi oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama. Menurut Menag, inovasi ini merupakan langkah signifikan dalam memperkuat sistem pengawasan yang efisien, modern, dan akuntabel.

Pernyataan ini disampaikan Menag saat memberikan pembinaan kepada seluruh jajaran pegawai Itjen Kemenag pada Jumat (26/9/2025) di Jakarta. Acara ini turut dihadiri oleh Inspektur Jenderal Kemenag, Khairunas, pejabat eselon II, serta seluruh auditor dan pegawai Itjen.

“Saya sangat mengapresiasi prestasi teman-teman Itjen. Pemanfaatan e-audit pun menjadi langkah maju yang patut kita banggakan,” kata Menag dalam sambutannya.

Dorong Pemanfaatan Teknologi dalam Pengawasan

Menurut Menag Nasaruddin, implementasi e-audit tidak hanya sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam memperkuat sistem pengawasan, tetapi juga telah mendapat apresiasi dari Kementerian Keuangan sebagai inovasi yang patut diadopsi lebih luas di kementerian/lembaga lain.

READ  Menag Nasaruddin Umar Sapa Korban Banjir Bali, Salurkan Bantuan Rp300 Juta

Menag pun menegaskan pentingnya mengoptimalkan teknologi dalam pelaksanaan tugas pengawasan, termasuk mengefisienkan penugasan ke daerah.

“Jika pekerjaan dapat ditangani dari kantor pusat melalui sistem digital, tidak perlu turun langsung ke lapangan. Kecuali jika memang dibutuhkan untuk konfirmasi mendesak,” imbuhnya.

Menag: Jaga Integritas, Profesionalisme, dan Tingkatkan Kapasitas

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh auditor dan pegawai Itjen:

1. Jaga Integritas dan Jadi Teladan

Menag menegaskan pentingnya menjaga integritas pribadi dan kelembagaan. Ia mengingatkan agar seluruh jajaran Itjen menjadi contoh bagi unit kerja lain dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Jadilah sapu yang bersih. Kita tidak bisa membersihkan sesuatu kalau kita sendiri tidak bersih. Itjen harus menjadi teladan,” tegasnya.

2. Dorong Pendidikan Lanjutan untuk Auditor

READ  Menag Nasaruddin Umar Lantik Pengurus IPIM Kalimantan Tengah: Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban Umat

Menag juga mendorong agar pegawai Itjen terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya melalui pendidikan lanjutan. Ia meminta Irjen Khairunas dan jajaran pimpinan untuk aktif mengidentifikasi pegawai yang layak melanjutkan studi, termasuk memanfaatkan program beasiswa LPDP.

“Saya ingin kader-kader Itjen melanjutkan pendidikan S2 hingga S3, baik di dalam maupun luar negeri. Auditor harus lebih canggih daripada pihak yang diawasi,” tandasnya.

3. Pengawasan Harus Menyeluruh

Menag menekankan bahwa pengawasan harus dilakukan secara menyeluruh, dari pejabat eselon tinggi hingga staf pelaksana. Ia bahkan mencontohkan keberanian Irjen Khairunas yang beberapa kali menyampaikan kritik langsung kepadanya.

“Semua pejabat harus diperlakukan sama. Jangan takut, jangan khawatir. Apapun risikonya, laksanakan tugas sesuai amanah negara,” ujar Menag.

Peringatan Tegas: Jangan Terima Gratifikasi

Dalam penutup arahannya, Menag mengingatkan agar para auditor tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun selama menjalankan tugas, baik dari Kanwil, PTKN, maupun satuan kerja lainnya.

READ  Menag Nasaruddin Umar Tekankan Peran Strategis Kepala Biro dalam Pengelolaan PTKN: ‘Kalau Tidak Berfungsi, 50 Persen Institusi Tidak Jalan’

“Saya sudah umumkan sejak awal menjabat: jangan pernah menerima amplop atau pemberian dari daerah. Kita sudah punya anggaran resmi. Kalau kawan-kawan mampu menolak, insyaAllah, Allah akan memberikan keberkahan,” pungkasnya.

Itjen Kemenag Siap Kembangkan e-Audit Secara Masif

Sementara itu, Irjen Kemenag Khairunas menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong penerapan e-audit secara lebih luas di seluruh satuan kerja Kementerian Agama, baik pusat maupun daerah. Upaya ini akan disertai dengan pelatihan intensif, peningkatan infrastruktur digital, serta penguatan tata kelola berbasis risiko.

“Kami berkomitmen menjadikan Itjen sebagai institusi pengawasan yang adaptif, inovatif, dan terpercaya,” kata Khairunas.

Dengan dorongan kuat dari pimpinan tertinggi Kementerian Agama, Itjen diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam pengawasan yang bersih, akuntabel, dan bebas dari korupsi.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional