Menu

Mode Gelap

Nasional · 11 Okt 2025 02:33 WITA

Pasca Teror Bom di Sekolah Internasional, Presiden Prabowo Beri Arahan Khusus ke BIN, BNPT, dan Polri


 Pasca Teror Bom di Sekolah Internasional, Presiden Prabowo Beri Arahan Khusus ke BIN, BNPT, dan Polri Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan khusus kepada sejumlah lembaga keamanan negara, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), serta Kepolisian RI (Polri) menyusul insiden teror bom yang menyasar tiga sekolah bertaraf internasional di wilayah Jabodetabek.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2025). Meski demikian, Prasetyo enggan mengungkap secara rinci isi arahan Presiden tersebut.

“Pasti, dan sudah. Tapi kan tidak perlu kita sampaikan,” ujar Prasetyo kepada awak media.

Presiden Tekankan Kewaspadaan dan Klarifikasi Informasi

READ  Presiden Prabowo Tanggapi Sindiran soal Program Makan Bergizi Gratis: “Dulu Banyak yang Menertawakan, Sekarang Bukti Berbicara”

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo terus menekankan kepada jajarannya agar selalu waspada dan bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan publik.

“Kita harus selalu waspada menerima informasi itu, harus selalu cek kembali,” kata Prasetyo.

Presiden juga mendorong fokus pemerintah tetap tertuju pada agenda besar kenegaraan dan pekerjaan rumah (PR) nasional yang lebih penting dibandingkan memusatkan perhatian pada isu-isu yang belum terverifikasi.

“Semangat itu yang Bapak Presiden ingin kita bangun sebagai sebuah bangsa, bahwa ada pekerjaan rumah yang jauh lebih penting daripada sekadar kita, mohon maaf, orang-orang yang tidak bertanggung jawab melempar isu atau memberikan informasi yang meresahkan seperti itu,” jelasnya.

READ  KPK Pastikan Penyidikan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB Tetap Berjalan Meski Lisa Mariana Jadi Tersangka di Bareskrim

Polisi: Pelaku Teror Diduga Berasal dari Luar Negeri

Sebelumnya, masyarakat dikejutkan oleh ancaman bom yang ditujukan kepada tiga sekolah internasional, masing-masing berada di:

Jakarta Utara

Kabupaten Tangerang

Tangerang Selatan

Pihak kepolisian menyatakan bahwa pelaku teror saat ini diduga berada di luar negeri dan tengah didalami lebih lanjut.

“Sementara teridentifikasi dari luar negeri posisinya. Ini masih terus kami lakukan pendalaman,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, Kamis (9/10).

Lebih lanjut, polisi menduga bahwa ancaman terhadap ketiga sekolah tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama.

READ  Menkeu Purbaya: Rp200 Triliun Dana Pemerintah untuk Himbara Terserap Efektif dalam Sebulan

“Masih dilakukan pendalaman. Diduga yang memberi ancaman sama orangnya,” tambah Ade Ary.

Situasi Terkendali, Polisi Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Meski sempat membuat orang tua murid dan masyarakat resah, pihak kepolisian memastikan bahwa situasi di lapangan aman dan terkendali. Aparat juga telah meningkatkan pengamanan di seluruh sekolah internasional di kawasan Jabodetabek.

Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap isu yang beredar di media sosial, dan hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah atau pihak kepolisian.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional