Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Okt 2025 20:03 WITA

Gus Ipul Pastikan Lulusan Sekolah Rakyat Dapat Beasiswa dan Jaminan Kerja: “Bansos Sementara, Berdaya Selamanya”


 Gus Ipul Pastikan Lulusan Sekolah Rakyat Dapat Beasiswa dan Jaminan Kerja: “Bansos Sementara, Berdaya Selamanya” Perbesar

SOALINDONESIA–SUMEDANG Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa lulusan Sekolah Rakyat akan mendapat jaminan pendidikan dan pekerjaan. Bahkan, sebanyak 35 siswa Sekolah Rakyat telah dipastikan akan menerima beasiswa kuliah tahun 2027, dan 7 di antaranya dijamin langsung mendapatkan pekerjaan setelah lulus.

Kebijakan ini disampaikan Gus Ipul dalam Dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat yang digelar di Pendopo IPP, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (13/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, 147 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Sumedang, para orang tua siswa, serta 175 pilar-pilar sosial.

“Dari 35 anak ini, sudah dipastikan ada 7 anak yang akan dapat pekerjaan setelah dia lulus. Ini masih kira-kira 6–7 tahun ke depan, tapi dia sudah dapat posisi,” ujar Gus Ipul.

Hilirisasi Pendidikan: Sekolah Rakyat Tak Sekadar Mengajar, Tapi Menjamin Masa Depan

Gus Ipul menekankan pentingnya hilirisasi pendidikan, di mana proses belajar harus berujung pada kemandirian dan keberdayaan. Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan hanya mencetak lulusan, tapi memastikan anak-anak prasejahtera memiliki masa depan yang jelas dan berkelanjutan.

READ  TNI AL Kerahkan Kapal Rumah Sakit dan Pasukan Marinir untuk Bantu Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Sekolah Rakyat tidak ingin hanya meluluskan, tapi ingin mengawal lulusan-lulusan untuk menjadi anak-anak yang benar-benar nanti bisa memperoleh pekerjaan sesuai dengan kemampuannya,” tegasnya.

Momen Haru: Tangis Orang Tua dan Semangat Anak-anak

Suasana di Pendopo IPP Sumedang mendadak haru saat para siswa menampilkan tarian tradisional, paduan suara, dan puisi. Salah satu siswi, Elsa, membacakan puisi penuh makna tentang kasih ibu dan diundang langsung oleh Gus Ipul ke panggung bersama sang ibu. Mereka berpelukan diiringi lagu “Kaulah Ibuku”, membuat seluruh ruangan sunyi dan penuh air mata.

Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, bahkan tampak menahan tangis saat memberikan sambutan:

“Bapak tadi mungkin sudah melihat, inilah penampilan dari anak-anak kita. Yang Alhamdulillah membuat hati ini terhenyuh. Karena satu atau dua tahun lalu, mereka tidak pernah terpikir bisa tampil di sini, Bapak,” ucapnya dengan suara bergetar.

Fajar juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas lahirnya Sekolah Rakyat.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Prabowo. Karena kita harus setara dalam pendidikan. Tidak boleh lagi ada kesenjangan,” tegasnya.

READ  27 Ribu Pegawai BUMN Diduga Terima Bansos, PPATK Bekukan Rekening

Tiga Kunci Sekolah Rakyat: Muliakan Wong Cilik, Jangkau yang Tak Terjangkau, dan Wujudkan yang Tak Mungkin

Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan gagasan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam pengentasan kemiskinan nasional, yang dijalankan secara lintas sektor dan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari BPS.

“Yang bisa sekolah di sini bukan titipan, bukan sogokan. Harus berdasarkan data BPS, desil paling bawah,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam proses pendidikan. Selain mendukung anak-anak, keluarga siswa juga akan mendapatkan bansos lengkap dari berbagai jenjang pemerintahan, termasuk program BPNT, PKH, dan PBI JK.

“Bansos ini hanya sementara. Kita harapkan lima tahun ke depan mereka sudah mandiri. Kita dorong agar mereka berdaya. Maka yel-yel kita adalah: Bansos sementara, berdaya selamanya!”

Dari Beasiswa hingga Gedung Baru: Sumedang Jadi Prioritas Pembangunan Sekolah Permanen

Gus Ipul mengumumkan bahwa Kabupaten Sumedang akan menjadi salah satu dari 100 titik Sekolah Rakyat permanen yang mulai dibangun tahun ini. Fasilitasnya mencakup ruang kelas, asrama, aula, ruang makan, dan area olahraga.

READ  Uji Coba Bansos Digital Dimulai, Luhut: Ada Warga Dapat Tiga Bantuan, Ada yang Tak Tersentuh Sama Sekali

“Insya Allah, Sumedang termasuk yang dibangun tahun ini. Selesai tahun depan,” ucapnya disambut tepuk tangan panjang hadirin.

Sementara itu, siswi lain bernama Riska turut menghibur hadirin dengan lagu Sunda Pupuh. Sang ibu, Lina, naik ke atas panggung dan menyampaikan doa singkat penuh makna: “Semoga jadi anak saleh, sukses ke depannya.”

Gus Ipul pun menjawab, “Semoga cita-citanya menjadi dokter hewan tercapai.”

Tentang Sekolah Rakyat

Saat ini, telah beroperasi 165 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Program ini merupakan bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan ekstrem, di mana pendidikan, bantuan sosial, dan pemberdayaan ekonomi keluarga dijalankan secara terintegrasi dan komprehensif oleh Kementerian Sosial bersama berbagai pemangku kepentingan.

Dengan pendekatan ini, Sekolah Rakyat menjadi bukti konkret kehadiran negara untuk rakyat kecil — bukan sekadar janji, melainkan perubahan nyata bagi masa depan anak-anak bangsa.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional