Menu

Mode Gelap

Nasional · 20 Sep 2025 00:34 WITA

Mensos Gus Ipul: 1,9 Juta Penerima Bansos Tak Lagi Memenuhi Syarat, 600 Ribu Terindikasi Main Judol


 Mensos Gus Ipul: 1,9 Juta Penerima Bansos Tak Lagi Memenuhi Syarat, 600 Ribu Terindikasi Main Judol Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul mengungkapkan bahwa penerima bantuan sosial (bansos) berdasarkan data terbaru mencapai 12 juta penerima manfaat. Data tersebut terus dimutakhirkan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran.

Namun, dari hasil verifikasi lapangan yang dilakukan Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS), ditemukan adanya 1,9 juta penerima manfaat yang tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima bansos.

“Dari hasil ground check yang dilakukan oleh Kementerian Sosial lewat pendamping-pendamping yang kami miliki dengan sumber daya BPS, ditemukan 1,9 juta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat lagi untuk menerima bansos,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/9).

READ  Mensos Saifullah Yusuf Tanggapi Polemik Usulan Soeharto Jadi Pahlawan Nasional: “Itu Keputusan Tim, Bukan Pribadi”

600 Ribu Penerima Terindikasi Judi Online

Lebih jauh, Gus Ipul mengungkap hasil temuan mengejutkan dari kerja sama Kementerian Sosial dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Sebanyak 600 ribu penerima bansos terindikasi bermain judi online (judol).

“Kita menemukan lebih dari 600.000 penerima bansos yang terindikasi main judol,” ujarnya.

Ada yang Mengaku DPR hingga Aparat

Selain itu, Gus Ipul juga menemukan adanya penerima bansos yang mendaftarkan diri dengan identitas mencurigakan, mulai dari mengaku sebagai anggota DPRD, DPR, TNI, Polri, hingga profesi dokter dan pegawai BUMN.

READ  Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

“Ada juga penerima bansos yang mengaku saat membuat rekening itu sebagai anggota DPRD, anggota DPR, anggota TNI, anggota Polri. Ada juga yang mengaku sebagai dokter, pegawai BUMN, dan lain sebagainya. Ini masih kita cek kebenarannya,” jelasnya.

Pengetatan Data Bansos

Kemensos menegaskan bahwa proses pemutakhiran data akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar bansos benar-benar tersalurkan kepada masyarakat yang berhak. Upaya ini juga sekaligus menjadi langkah pencegahan penyalahgunaan bantuan untuk aktivitas yang tidak sesuai, seperti judi online.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Tampil Lebih Elegan, PT Annur Maarif Gandeng Desainer Nasional Lina Sukijo Rancang Batik Eksklusif Jamaah Umrah

16 Juli 2026 - 18:14 WITA

John Tabo dan Willem Wandik, Dua Pemimpin yang Dicintai Rakyat: Menyatukan Papua Pegunungan Lewat Iman, Kasih, dan Persaudaraan

15 Juli 2026 - 19:13 WITA

Kuasa Hukum 69 Korban Sampaikan Surat Pengaduan ke Surya Paloh, Soroti Dugaan Kasus yang Libatkan Putri Dakka

14 Juli 2026 - 11:24 WITA

Willem Wandik Tegaskan Misi Besar Selamatkan Generasi Muda Tolikara: “Tidak Ada Tempat bagi Judi, Narkoba, dan Miras”

13 Juli 2026 - 21:24 WITA

Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, SE, MM: Ketekunan dan Keinginan yang Kuat Mampu Mengubah Hidup Menjadi Lebih Bermakna

11 Juli 2026 - 12:14 WITA

Kementerian ESDM: Biodiesel B50 Penuhi Standar Teknis, Siap Diterapkan Secara Nasional

11 Juli 2026 - 06:20 WITA

Trending di Nasional