Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Okt 2025 22:43 WITA

Menag Nasaruddin Umar Pastikan Natal Nasional 2025 Digelar Inklusif dan Lintas Agama


 Menag Nasaruddin Umar Pastikan Natal Nasional 2025 Digelar Inklusif dan Lintas Agama Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memastikan bahwa perayaan Natal Nasional 2025 akan digelar secara inklusif dan melibatkan lintas umat beragama. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam merawat kerukunan, mempererat persaudaraan, serta memperlihatkan wajah Indonesia yang damai dan bersatu dalam keberagaman.

“Bahkan kami juga siap untuk melibatkan kalau kelompok-kelompok agama lain ingin berpartisipasi dalam ini, itu lebih indah lagi,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam rapat Panitia Natal Nasional 2025 yang digelar di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Menag menegaskan bahwa Kementerian Agama siap membackup penuh seluruh rangkaian kegiatan Natal Nasional, dari persiapan hingga pelaksanaan.

“Saya kira dari Kementerian Agama insyaallah siap untuk membackup seluruh rangkaian kegiatan ini,” katanya.

READ  Presiden Prabowo: Lintah Darat Harus Hilang dari Indonesia, Koperasi Desa Dapat Akses Pinjaman Murah

Natal Nasional 2025 Angkat Semangat Inklusivitas dan Program Pro-Rakyat

Rapat panitia tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait yang ditunjuk sebagai Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025. Dalam pernyataannya, Maruarar menyampaikan bahwa perayaan Natal Nasional tahun ini akan dikemas secara partisipatif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, khususnya rakyat kecil.

“Kalau boleh, Natal ini ada gunanya bagi rakyat kecil. Misalnya, kita libatkan UMKM—500 atau bahkan 1.000 pelaku usaha. Jadi Natal membawa kebahagiaan dan berdampak,” ujarnya.

Libatkan KWI dan PGI, Dorong Kesejahteraan Melalui Perayaan

READ  Menag Nasaruddin Umar: Ekoteologi Jadi Paradigma Baru Pendidikan Keagamaan

Maruarar menambahkan bahwa penyelenggaraan Natal juga akan dilakukan dengan mendengarkan masukan dari berbagai unsur gereja nasional, termasuk Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), agar pelaksanaannya mencerminkan semangat kebersamaan dan kesetaraan.

Tidak hanya seremoni, Natal Nasional 2025 akan menjadi ajang untuk menegaskan dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti:

Sekolah Rakyat

Koperasi Merah Putih

Makan Bergizi Gratis (MBG)

“Kita ingin Natal ini bukan hanya seremoni, tapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Maruarar.

Simbol Persatuan Bangsa

Menag Nasaruddin menilai bahwa kolaborasi antarumat beragama dalam perayaan nasional seperti Natal merupakan simbol kuat persatuan Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momen Natal sebagai wadah mempererat toleransi dan solidaritas sosial.

READ  Menhan Sjafrie: Presiden Prabowo Tetap di Indonesia, Perintahkan TNI-Polri Bertindak Tegas

“Perayaan keagamaan berskala nasional seperti Natal harus menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan keindonesiaan,” katanya.

Perayaan dengan Wajah Baru: UMKM, Kesenian, dan Aksi Sosial

Panitia Natal Nasional 2025 juga tengah menyiapkan rangkaian kegiatan inovatif yang melibatkan:

Pameran produk UMKM binaan umat lintas agama

Festival musik dan kesenian rohani

Bakti sosial untuk masyarakat prasejahtera

Dialog dan refleksi kebangsaan yang menghadirkan tokoh lintas iman

Kegiatan Natal Nasional 2025 dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang dengan lokasi pelaksanaan yang akan segera diumumkan oleh panitia pusat.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional