Menu

Mode Gelap

Nasional · 24 Okt 2025 00:47 WITA

Indonesia-Brasil Sepakat Kembangkan Bioetanol, Bahlil: Kita Akan Belajar dari yang Terbaik


 Indonesia-Brasil Sepakat Kembangkan Bioetanol, Bahlil: Kita Akan Belajar dari yang Terbaik Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Pemerintah Indonesia dan Brasil resmi menjajaki kerja sama strategis di sektor energi baru terbarukan (EBT), khususnya dalam pengembangan bahan bakar nabati berbasis etanol. Kesepakatan awal ini dibahas di sela kunjungan kenegaraan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva ke Indonesia, yang diterima langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/10).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat transisi energi bersih nasional.

“Di sektor energi, khususnya EBT, kita akan kerja sama. Brasil salah satu negara yang sukses menjalankan mandatori bioetanol. Di sana sudah ada E30 dan bahkan E100 di beberapa negara bagian. Kita akan kolaborasi, kita akan cek ke sana,” ujar Bahlil usai mendampingi Presiden Prabowo.

READ  Luhut: Program Bansos Digital Nasional Akan Diluncurkan Februari–April 2026

Menurutnya, Brasil memiliki rekam jejak panjang dan terbukti berhasil dalam mengintegrasikan bioetanol ke dalam sistem energi nasional. Karena itu, Indonesia akan mempelajari langsung kebijakan, infrastruktur, serta model bisnis yang dijalankan Brasil dalam industri bioetanol berbasis tebu.

Kolaborasi Pertamina dan PLN dengan Mitra Brasil

Bahlil menjelaskan, kerja sama energi antara Indonesia dan Brasil tidak hanya terbatas pada bahan bakar nabati, tetapi juga mencakup sektor mineral kritis dan energi bersih lainnya.

Beberapa perusahaan pelat merah seperti Pertamina dan PLN turut menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan energi asal Brasil. Fokus kerja samanya antara lain pada pengembangan energi hijau, transisi listrik bersih, serta teknologi pengolahan biofuel.

“Kita ingin kolaborasi ini tidak hanya berhenti di tataran ide, tapi benar-benar bisa diimplementasikan untuk mendukung bauran energi nasional dan kemandirian energi Indonesia,” tegas Bahlil.

READ  Wapres Gibran Meriahkan Perayaan HUT ke-80 RI Bersama Warga Cipinang Melayu

Brasil Jadi Contoh Keberhasilan Bioetanol Dunia

Brasil dikenal sebagai salah satu pelopor dan pemimpin global dalam pengembangan bioetanol. Negara itu telah menjalankan program mandatori pencampuran etanol berbasis tebu ke dalam bahan bakar minyak sejak 1970-an.

Saat ini, sebagian besar bahan bakar di Brasil mengandung campuran etanol hingga 30 persen (E30), sementara di beberapa wilayah bahkan sudah menerapkan bahan bakar 100 persen etanol (E100).

Langkah Indonesia menggandeng Brasil sejalan dengan target pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil serta mempercepat pencapaian net zero emission (NZE) 2060.

“Brasil sudah terbukti berhasil. Kita ingin belajar dari mereka bagaimana kebijakan mandatori bioetanol bisa berjalan efektif dan memberi nilai tambah bagi petani,” tutur Bahlil.

READ  Bahlil Lahadalia Tegaskan Kandungan Etanol dalam BBM Bukan Masalah, Minta SPBU Swasta Tak Paksakan Kehendak

Dorong Ketahanan Energi dan Pangan

Kerja sama ini juga melibatkan koordinasi lintas sektor, termasuk Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang sebelumnya telah melakukan kunjungan studi ke Brasil. Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari integrasi produksi etanol berbasis tebu dengan ketahanan pangan nasional, di mana limbah pertanian dan hasil sampingan bioetanol dimanfaatkan kembali sebagai pakan ternak dan pupuk organik.

Bahlil menegaskan, strategi transisi energi Indonesia akan terus diarahkan untuk memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan kemandirian energi sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

“Program bioetanol ini tidak hanya bicara soal energi bersih, tapi juga soal kesejahteraan petani, nilai tambah dalam negeri, dan kedaulatan energi nasional,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Menteri ESDM Dampingi Presiden Prabowo ke Moskow, Perkuat Diplomasi Energi Indonesia–Rusia

13 April 2026 - 14:25 WITA

Mendagri Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh hingga Pasca-2027

13 April 2026 - 14:03 WITA

Trending di Nasional