Menu

Mode Gelap

Nasional · 24 Okt 2025 13:30 WITA

Bahlil Lahadalia Minta Tambang Emas Ilegal di Dekat Mandalika Segera Diproses Hukum


 Bahlil Lahadalia Minta Tambang Emas Ilegal di Dekat Mandalika Segera Diproses Hukum Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa setiap kegiatan pertambangan tanpa izin harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan menanggapi temuan tambang emas ilegal di kawasan dekat Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang sebelumnya diungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Begini, (Kementerian) ESDM itu mengelola tambang yang ada izinnya. Kalau enggak ada izinnya, proses hukum saja,” kata Bahlil saat ditemui di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Bahlil mengaku belum menerima laporan lengkap terkait temuan tambang emas ilegal tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa penanganan tambang tanpa izin menjadi ranah aparat penegak hukum dan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian ESDM.

“Proses hukum! Saya belum dapat laporan. Kita clear saja, ESDM mengawasi pengelolaan tambang yang berizin. Kalau enggak ada izinnya, baik aparat penegak hukum maupun Gakkum bisa langsung bertindak. Kita enggak bisa main-main dalam urusan negara ini,” tegasnya.

READ  MQK Nasional ke-8 dan Internasional Pertama Resmi Dibuka, Menag Ajak Pesantren Gali Fiqih Lingkungan

KPK Ungkap Tambang Emas Ilegal Produksi 3 Kg per Hari

Sebelumnya, Ketua Satgas Pencegahan Wilayah V KPK Dian Patria mengungkap adanya aktivitas tambang emas ilegal di Lombok, NTB — hanya sekitar satu jam dari kawasan wisata Mandalika. Temuan itu disertai bukti foto udara hasil pemantauan drone.

“Ini hanya satu jam dari Mandalika, adanya di Lombok. Ini tambang emas ilegal, produksinya bisa mencapai tiga kilogram emas per hari,” ungkap Dian dalam kegiatan Minerba Convex 2025, beberapa waktu lalu.

Dian mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Ditjen Gakkum Kementerian ESDM terkait temuan tersebut. Namun, ia mengakui bahwa proses penegakan hukum terhadap tambang ilegal di lapangan kerap menemui kendala.

READ  Viral Mobil Berlabel BGN Angkut Babi dan Ayam di Nias Selatan

“Kami koordinasi langsung dengan Ditjen Gakkum, tapi tidak mudah penegakan hukum di sini. Sangat tidak mudah, dan yang seperti ini banyak,” ujarnya.

KPK Desak Pemerintah Tindak Tegas

KPK mendorong pemerintah untuk mengambil langkah nyata dalam menindak aktivitas tambang ilegal di NTB tersebut, karena dinilai berpotensi merugikan negara dalam jumlah besar.

“Kami dorong yang punya kewenangan untuk tegakkan aturan,” ujar Dian Patria di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (21/10/2025), mengutip Antara.

Dian juga menduga ada kemungkinan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang melindungi kegiatan tambang ilegal tersebut.

“Kalau pemerintah tidak menegakkan aturan, ya kami yang akan tegakkan. Bisa jadi mereka bagian dari masalah. Selama ini banyak yang tidak berani menindak karena ada beking-bekingnya atau justru menikmati situasi itu,” tegasnya.

READ  KPK Tahan Mantan Dirut PT PGN HPS dalam Kasus Korupsi Jual-Beli Gas Senilai USD 15 Juta

Fokus Pemerintah pada Pengawasan Tambang

Kementerian ESDM saat ini terus memperkuat sistem pengawasan pertambangan untuk mencegah praktik tambang ilegal di berbagai daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperketat penerbitan izin, pemantauan melalui teknologi satelit, serta meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum.

Bahlil memastikan, pemerintah tidak akan mentolerir praktik-praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan, mengancam keselamatan masyarakat, dan merugikan negara.

“Negara ini harus dikelola dengan aturan. Kalau ada yang melanggar, ya harus ditindak. Itu bentuk tanggung jawab kita kepada rakyat,” tutup Bahlil.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional