Menu

Mode Gelap

Nasional · 14 Nov 2025 14:36 WITA

JK Tegaskan Keadilan adalah Kunci Utama Mencegah Konflik Sosial dan Keagamaan di Indonesia


 JK Tegaskan Keadilan adalah Kunci Utama Mencegah Konflik Sosial dan Keagamaan di Indonesia Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), HM Jusuf Kalla, menegaskan bahwa keadilan merupakan faktor paling fundamental dalam mencegah konflik sosial maupun keagamaan di Indonesia.

Pesan ini disampaikan JK saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk “Penanganan dan Resolusi Konflik Sosial di Indonesia: Belajar dari Pak JK” yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, Jumat (14/11/2025).

Dalam webinar yang berlangsung secara virtual dari Jakarta, JK menguraikan bahwa sejak Indonesia merdeka, terdapat setidaknya 15 konflik besar yang menelan korban lebih dari seribu jiwa. Menurutnya, sebagian besar konflik tersebut berakar pada ketidakadilan di bidang ekonomi, sosial, maupun politik.

READ  Bupati Sidrap dan Wamenparekraf: Dari Persahabatan Lama ke Kolaborasi Wisata Masa Depan

“Inti dari banyaknya konflik adalah ketidakadilan. Karena itu, keadilan, kemajuan, dan kemakmuran menjadi dasar penting bagi terciptanya perdamaian,” tegas JK.

Pencegahan Lebih Penting daripada Penyelesaian

JK menegaskan bahwa upaya pencegahan konflik jauh lebih penting dibandingkan menyelesaikannya setelah pecah. Ia menjelaskan bahwa konflik sosial seringkali bermula dari persoalan lokal yang diabaikan, mulai dari hubungan antarwarga hingga isu antarumat beragama.

Terkait konflik keagamaan, JK menekankan bahwa beberapa konflik besar di Indonesia sebenarnya tidak bermula dari perbedaan ajaran agama, melainkan persoalan sosial-politik yang kemudian melebar menjadi isu keagamaan.

“Poso dan Ambon itu bukan dimulai dari perbedaan agama, tetapi konflik politik yang kemudian dibawa ke ranah agama,” ujarnya.

READ  Ketum Muhammadiyah: 250 SPPG Sudah Terlibat Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Peran Strategis FKUB dan Dialog Antarumat Beragama

Dalam paparannya, JK menyoroti peran penting Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang ia prakarsai sejak awal di Makassar. Ia mengatakan, forum tersebut terbukti efektif menciptakan ruang dialog para pemuka agama lintas keyakinan.

“Dulu kami mengadakan pertemuan bulanan di masjid, katedral, hingga pura. Tokoh agama memberikan penjelasan tentang ajarannya masing-masing sehingga tidak ada salah paham,” jelas JK.

Ia menekankan pentingnya peran penyuluh agama dalam menjaga harmoni sosial melalui penyampaian pesan damai, adil, dan menyejukkan.

“Islam adalah rahmatan lil alamin. Penyuluh agama harus menjadi penyejuk, bukan pemicu ketegangan,” tegasnya.

READ  Jusuf Kalla Ngamuk, Lahannya di Tanjung Bunga Diklaim PT GMTD: “Ini Tanah Saya, Beli dari Anak Raja Gowa!”

Kesejahteraan Ekonomi sebagai Faktor Penentu

JK juga menjelaskan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat memiliki kaitan erat dengan potensi konflik. Daerah yang minim akses ekonomi dan kemakmuran lebih rentan mengalami gesekan sosial.

“Kalau masyarakat sejahtera, konflik jarang terjadi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa upaya memakmurkan rumah ibadah harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai fondasi harmoni jangka panjang.

Keadilan dan Komunikasi, Fondasi Keutuhan Bangsa

Menutup paparannya, JK kembali menegaskan bahwa keadilan, penghormatan terhadap keyakinan, serta komunikasi yang baik antarumat beragama merupakan tiga pilar utama dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Dengan berlaku adil dan saling memahami, kita bisa membangun Indonesia yang aman, adil, dan makmur,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional