Menu

Mode Gelap

Nasional · 1 Des 2025 21:47 WITA

Pemerintah Siapkan Rp 2.567,9 Triliun untuk Program Prioritas di APBN 2026, Fokus Penguatan Ekonomi dan Layanan Publik


 Pemerintah Siapkan Rp 2.567,9 Triliun untuk Program Prioritas di APBN 2026, Fokus Penguatan Ekonomi dan Layanan Publik Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Pemerintah menetapkan belanja program prioritas sebesar Rp 2.567,9 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Anggaran ini merupakan bagian dari total belanja negara Rp 3.842 triliun, yang diarahkan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KADIN di Park Hyatt, Jakarta, Senin (1/12/2025).

“Ke depan kami optimis di tahun 2026 pemerintah akan membelanjakan untuk program prioritas sebanyak Rp 2.567,9 triliun dari anggaran Rp 3.842 triliun,” ujar Airlangga.

Program Prioritas 2026: Ketahanan Pangan Hingga Pertahanan Negara

Sejumlah sektor strategis mendapat alokasi anggaran besar, antara lain:

READ  Presiden Prabowo Tanggapi Sindiran soal Program Makan Bergizi Gratis: “Dulu Banyak yang Menertawakan, Sekarang Bukti Berbicara”

Ketahanan Pangan – Rp 164,4 triliun

Untuk penguatan stok beras Bulog dan stabilisasi pasokan nasional.

Subsidi Energi – Rp 402,4 triliun

Ditujukan menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan keberlanjutan sektor industri.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) – Rp 335 triliun

Menjadi salah satu program terbesar, ditargetkan menjangkau 80 juta penerima pada pertengahan 2026.

Saat ini, program telah dinikmati 44 juta masyarakat hingga akhir 2025.

Airlangga menilai program MBG memiliki efek pengganda tinggi karena menyentuh berbagai sektor sekaligus—mulai pendidikan, pertanian, peternakan, hingga UMKM.

“Tahun depan dianggarkan Rp 335 triliun dan ditargetkan untuk 80 juta penerima sampai bulan Mei atau Juni. Multiplier effect-nya juga luar biasa,” kata Airlangga.

READ  Airlangga Hartarto Wakili Indonesia dalam Pertemuan Puncak AZEC ke-3, Dorong Akselerasi Transisi Energi di Asia

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Pilar Pembangunan SDM

Untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, pemerintah mengalokasikan:

Pendidikan – Rp 757,8 triliun

Mencakup pembangunan sekolah unggulan, perbaikan sarana, dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik.

Kesehatan – Rp 244 triliun

Dorongan Besar untuk UMKM dan Koperasi

Guna mendukung perekonomian jangka panjang, pemerintah menggelontorkan Rp 181,8 triliun untuk pengembangan koperasi dan UMKM, termasuk perluasan akses pembiayaan, digitalisasi usaha, serta peningkatan fasilitas pemasaran.

Pertahanan Nasional Diperkuat

Sektor pertahanan mendapat alokasi Rp 424 triliun, yang akan digunakan untuk modernisasi alutsista dan penguatan kesiapsiagaan keamanan nasional.

READ  19 Mahasiswa PKUMI Dilepas ke Amerika, Dua Diantaranya ke Harvard dan UC Riverside

Insentif Perumahan Diperpanjang Hingga 2027

Untuk mempermudah kepemilikan rumah dan mengurangi backlog nasional, pemerintah memperpanjang kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) hingga 2027. Selain itu, pemerintah menyiapkan KUR perumahan sebesar Rp 130 triliun.

“Kita dorong percepatan penyelesaian backlog perumahan. KUR untuk perumahan juga disediakan Rp 130 triliun,” pungkas Airlangga.

APBN 2026 didesain sebagai instrumen fiskal yang mendorong pertumbuhan inklusif, memperkuat ketahanan ekonomi, serta memastikan distribusi pembangunan merata di seluruh Indonesia. Dengan porsi belanja prioritas yang besar, pemerintah berharap dapat menjaga momentum pemulihan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Menag Nasaruddin Umar di Haul Pendiri Tremas: Teladani Ulama, Hidupkan Doa untuk yang Telah Wafat

17 April 2026 - 14:07 WITA

Bupati Tolikara Willem Wandik Teken Hibah untuk BP Calon Wilayah Kembu, Perkuat Pelayanan Rohani

17 April 2026 - 00:41 WITA

Halal Bihalal MUI: Menag Nasaruddin Umar Serukan Persatuan Ulama dan Negara Demi Indonesia Damai

15 April 2026 - 22:27 WITA

Tausiah Menag RI Prof. H. Nasaruddin Umar di Halal Bi Halal DWP Kemenag Sarat Makna: Belajar dari Keteguhan dan Ujian Iman

15 April 2026 - 13:20 WITA

Menteri ESDM Dampingi Presiden Prabowo ke Moskow, Perkuat Diplomasi Energi Indonesia–Rusia

13 April 2026 - 14:25 WITA

Mendagri Tito Karnavian Usulkan Perpanjangan Dana Otsus Aceh hingga Pasca-2027

13 April 2026 - 14:03 WITA

Trending di Nasional