Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Nov 2025 15:33 WITA

Raja Abdullah II Tertarik Model Danantara, Yordania Bersiap Bentuk Badan Investasi Nasional


 Raja Abdullah II Tertarik Model Danantara, Yordania Bersiap Bentuk Badan Investasi Nasional Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kerajaan Yordania tengah mempertimbangkan pembentukan badan investasi negara atau sovereign wealth fund (SWF) mereka sendiri.

Ketertarikan tersebut muncul setelah Raja Yordania, Abdullah II, meminta penjelasan mendalam mengenai struktur dan mekanisme pengelolaan Danantara dalam pertemuannya dengan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Rosan menjelaskan, diskusi itu berlangsung ketika ia mendampingi Presiden Prabowo dalam agenda pertemuan resmi dengan Raja Abdullah II. “Dalam pertemuan tersebut, pihak Kerajaan Yordania ingin mengetahui lebih jauh mengenai Danantara dan bagaimana struktur di dalamnya bekerja,” ujar Rosan di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/11).

Menurut Rosan, ketertarikan Yordania muncul karena negara tersebut sedang menjajaki pembentukan SWF sebagai instrumen pengelolaan investasi jangka panjang. “Mereka menyampaikan rencana untuk membangun sovereign wealth fund di Yordania. Karena itu, mereka ingin mempelajari dari kami bagaimana sistem Danantara dirancang,” katanya.

READ  Pemerintah Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan untuk 23 Juta Peserta, Cak Imin: Tak Boleh Ada Rakyat Kehilangan Hak Layanan Kesehatan

Diskusi Lanjut Akan Dibahas Lewat Pertemuan Teknis

Rosan menambahkan bahwa pembahasan ini tidak berhenti pada pertemuan di Jakarta. Pihak Indonesia dan Yordania sepakat untuk melanjutkannya secara lebih teknis melalui pertemuan lanjutan antara tim BPI Danantara dan otoritas investasi Yordania.

“Mulai dari strukturnya, proses pembentukannya, hingga contoh aset yang dikelola, semuanya ingin mereka pelajari. Ini akan segera kita tindak lanjuti melalui pertemuan berikutnya,” tutur Rosan.

Pertemuan Hangat di Istana Negara: ‘Kita Sudah Seperti Saudara’

Kunjungan Raja Abdullah II ke Jakarta turut menjadi momentum diplomatik yang penuh kehangatan. Sang Raja menghadiri jamuan makan malam yang dipimpin langsung Presiden Prabowo di Istana Negara, Jumat (14/11).

READ  Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Saksikan Peluncuran Perdana Kapal Selam Otonomous Torpedo (KSOT) Buatan PT PAL di Surabaya

Dalam suasana akrab, Raja Abdullah II menyampaikan rasa hormat dan kedekatan personalnya dengan Prabowo. “Kita sudah menjadi sahabat sejak lama. Kita telah menjadi saudara,” ujarnya.

Ia bahkan mengungkapkan, sejak awal dirinya yakin Prabowo akan membawa Indonesia menuju arah yang lebih baik. “Saya melihat tekad Anda untuk membuat kehidupan rakyat lebih sejahtera. Banyak program yang Anda gagas menyasar mereka yang membutuhkan. Itu menunjukkan kepedulian yang sudah ada sejak masa kita di militer,” katanya.

Raja Abdullah II juga berbagi kisah kedekatan yang ia ceritakan kepada almarhum ayahnya, Raja Hussein. “Ayah saya dulu bertanya: ‘Siapa pria ini?’. Saya menjawab: ‘Dia saudaraku.’ Lalu ayah saya berkata, ‘Kalau begitu, dia juga saudaraku,’” kenangnya.

READ  Menkeu Purbaya Kawal Proyek Prioritas Prabowo dan Tagih Janji Kilang dari Pertamina

Kerja Sama Strategis Indonesia–Yordania Berpotensi Terbuka Lebar

Ketertarikan Yordania terhadap model SWF Indonesia melalui Danantara dinilai dapat menjadi langkah awal kerja sama investasi yang lebih luas. Baik Indonesia maupun Yordania tengah memperkuat portofolio investasinya, terutama dalam proyek-proyek infrastruktur, teknologi, dan pengembangan ekonomi jangka panjang.

Pertemuan lanjutan antara kedua negara diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi strategis, baik dalam pengembangan model investasi, pertukaran pengalaman, maupun kerja sama lintas sektor lainnya.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional