Menu

Mode Gelap

News · 27 Nov 2025 02:58 WITA

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Buka Suara Soal Bandara Khusus IMIP yang Beroperasi tanpa Perangkat Negara


 Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Buka Suara Soal Bandara Khusus IMIP yang Beroperasi tanpa Perangkat Negara Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat bicara terkait keberadaan bandara khusus milik Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang disebut beroperasi tanpa kehadiran perangkat negara. Bahlil menyatakan kementeriannya masih menunggu hasil investigasi mengenai operasional bandara tersebut.

Bahlil menegaskan bahwa Kementerian ESDM hanya bertugas mengawasi sektor pertambangan dan hilirisasi. Sementara, urusan teknis terkait pengelolaan bandara berada di bawah kewenangan kementerian lain.

“Kalau kami di bidang pertambangannya, Kementerian ESDM itu di bidang pertambangannya termasuk rekomendasi terhadap bagian hilirnya,” ujar Bahlil seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (26/11/2025).

READ  OJK Tegaskan SLIK Bukan Kendala Utama KPR Subsidi, Mayoritas Ditolak karena Dokumen Tak Lengkap

“Tapi dalam pengamanan objek yang ada di bandara, itu merupakan kewenangan menteri teknis.”

Terkait dugaan aktivitas tambang ilegal di sekitar kawasan IMIP, Bahlil menegaskan pihaknya tidak akan ragu memproses setiap pelanggaran.

“Sampai sekarang kita tunggu laporan dari tim. Tapi saya harus mengatakan bahwa siapa pun yang menambang ilegal atau di luar wilayah izin, tetap akan diproses,” tegasnya.

Bahlil juga mengungkapkan arahan Presiden Prabowo untuk menegakkan hukum secara tegas dan tanpa tebang pilih.

“Arahan Bapak Presiden adalah tegakkan aturan. Jangan pandang bulu, karena negara tidak boleh kalah dari apa pun yang melanggar,” katanya.

READ  Audit Ketat Usai Longsor, Operasional Tambang Freeport Indonesia Belum Diizinkan Jalan

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut Bandara IMIP sebagai ‘Anomali’

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap adanya temuan mengejutkan terkait Bandara IMIP yang beroperasi tanpa perangkat negara. Ia menyebut kondisi ini sebagai sebuah anomali yang bisa mengganggu stabilitas nasional.

“Ini merupakan hal yang anomali… masih terdapat celah-celah yang menjadi kerawanan terhadap kedaulatan ekonomi dan stabilitas nasional,” ujar Sjafrie di Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (20/11/2025).

Sebagai respons, TNI menggelar simulasi latihan intercept terhadap pesawat yang diduga terlibat aktivitas ilegal, sekaligus latihan pengamanan di bandara-bandara yang tidak memiliki aparat negara.

READ  Banjir Rob Genangi Kabupaten Kepulauan Seribu, Lima RT Terdampak

“Ini menjadi bagian evaluasi kita untuk melakukan penertiban dan pengamanan… Ketentuan yang kita keluarkan sendiri ternyata tidak bisa kita kendalikan,” tambahnya.

Menurut Sjafrie, lemahnya koordinasi antarinstansi membuka peluang bagi pihak tertentu untuk memanfaatkan celah regulasi demi kepentingan kelompok.

“Negara hadir untuk menegakkan hukum dan memperbaiki semua hal yang sudah kita lihat selama ini,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News