Menu

Mode Gelap

News · 8 Jan 2026 18:57 WITA

Talkshow Pengembangan Pesantren As’adiyah Dorong Transformasi Berbasis Nilai dan Daya Saing Global


 Talkshow Pengembangan Pesantren As’adiyah Dorong Transformasi Berbasis Nilai dan Daya Saing Global Perbesar

Soalindo—Sengkang — Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang terus meneguhkan langkahnya sebagai institusi pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur kepesantrenan. Komitmen tersebut tercermin dalam Talkshow Pengembangan Pondok Pesantren yang digelar di lingkungan Kampus As’adiyah Sengkang, Selasa (06/01/2026).

Talkshow ini menghadirkan Dr. H. Nanang Firdaus Masduki, Lc., MM., Director Syafana Islamic School, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Dr. Nanang mengemukakan gagasan strategis mengenai transformasi pesantren di era global, dengan menekankan pentingnya tata kelola kelembagaan yang profesional, integrasi nilai-nilai keislaman dengan sistem pendidikan modern, serta penguatan jejaring kolaboratif lintas institusi.

READ  KPK Telusuri Dugaan Perusakan Segel di Rumah Dinas Gubernur Riau, Tiga Pramusaji Diperiksa

Menurutnya, transformasi merupakan keniscayaan agar pesantren tetap memiliki legitimasi sosial dan akademik di tengah arus globalisasi yang kian pesat. “Pesantren harus terus bertransformasi agar nilai-nilai luhur yang diwariskan tetap hidup, sekaligus mampu melahirkan produk pendidikan yang relevan dan diakui di tingkat nasional maupun global,” ujar Dr. Nanang.

Live talkshow ini juga menghadirkan para pemateri intelektual dari lingkaran Pondok Pesantren As’adiyah, termasuk Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., MH. Dalam paparannya, Dr. Bunyamin memperdalam nawaitu dan arahan Anregurutta Ketua Umum, Prof. Nasaruddin Umar, yang menghendaki agar As’adiyah terus maju dan berkembang tanpa harus meninggalkan nilai-nilai dasar dan jati diri pesantren.

READ  Prabowo Ganti Kepala LKPP, PDIP Hormati Keputusan: Hendi Sudah Lama Menjabat

“Makna dari talkshow ini sejatinya menjabarkan apa yang menjadi keinginan Ketua Umum kita, Anregurutta Prof. Nasaruddin Umar. Beliau ingin kita mengikuti perkembangan zaman, namun tetap berpijak kuat pada nilai-nilai dasar pesantren sebagai wadah pengukir insan insani,” ungkap Dr. Bunyamin.

Ia menegaskan bahwa As’adiyah bukan hanya institusi pendidikan, tetapi juga pusat pembentukan karakter, peradaban, dan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. Oleh karena itu, setiap upaya pengembangan harus berlandaskan visi keberlanjutan dan kemaslahatan umat.

Talkshow ini dilaksanakan sejalan dengan arahan Anregurutta Ketua Umum yang selama ini menjadi pedoman utama dalam pengembangan Pondok Pesantren As’adiyah. Melalui forum ini, civitas akademika diajak untuk memaknai transformasi sebagai proses sadar dan terarah—bukan sekadar perubahan struktural, melainkan penguatan substansi pendidikan Islam itu sendiri.

READ  Tiga Terdakwa Didakwa Halangi Penyidikan Kasus Korupsi Besar: Advokat, Direktur TV, dan Buzzer Disebut Bentuk Opini Negatif Publik

Dengan mengusung semangat “Dari Pesantren, untuk Peradaban”, Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang menegaskan posisinya sebagai pesantren visioner yang berupaya membangun institusi pendidikan Islam yang unggul, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan zaman, tanpa tercerabut dari akar nilai dan tradisi luhur As’adiyah.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News