Menu

Mode Gelap

Nasional · 9 Jan 2026 23:24 WITA

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif


 Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif Perbesar

Soalindonesia–Jakarta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Menurutnya, K3 tidak sekadar menjadi kewajiban administratif atau pemenuhan regulasi, melainkan strategi penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas tenaga kerja sekaligus menjamin keberlanjutan operasional perusahaan.

“Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya menghadirkan layanan K3 yang lebih dekat dengan kebutuhan publik serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif,” ujar Yassierli, melansir Antara, Jumat (9/1/2026).

Menaker menjelaskan, implementasi K3 yang kuat akan menjadi fondasi terbentuknya budaya kerja yang manusiawi, efisien, dan berkelanjutan. Pekerja yang mendapatkan perlindungan optimal dari risiko kecelakaan kerja dan gangguan kesehatan dapat bekerja secara maksimal, sementara perusahaan memperoleh kepastian bahwa proses produksi berjalan lancar tanpa gangguan akibat insiden kerja.

READ  Korban Histeris di Persidangan Kasus Pemerkosaan Dokter PPDS Anestesi Unpad

Aktivasi Balai K3 Surabaya

Sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat penerapan K3, Kementerian Ketenagakerjaan mengaktivasi Balai K3 Surabaya. Aktivasi ini bertujuan memperjelas pengelolaan aset sekaligus meningkatkan kualitas layanan K3 bagi pekerja dan perusahaan di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Seluruh aspek administrasi telah kita selesaikan. Terhitung hari ini Balai K3 Surabaya resmi kita aktivasi,” terang Yassierli.

Balai K3 Surabaya sebelumnya dikenal sebagai Balai Hiperkes dan K2 Surabaya yang dikelola bersama oleh Kemnaker dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Penataan ulang ini dilakukan agar pengelolaan dan tanggung jawab layanan menjadi lebih jelas serta fungsi operasional semakin kuat.

READ  Pimpin NasDem Sulsel,Syaharuddin Alrif:Amanah Besar, Tanggung Jawab Besar

Penguatan Layanan dan SDM

Menurut Yassierli, penguatan Balai K3 Surabaya meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, dukungan anggaran, penyusunan program kerja, serta penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).

“Tim akan terus bekerja menyusun program, menyiapkan personel, dan melengkapi peralatan agar layanan K3 bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Balai K3 Surabaya menjadi balai K3 keenam yang dikelola Kementerian Ketenagakerjaan setelah Jakarta, Bandung, Samarinda, Makassar, dan Medan. Keberadaannya dinilai sangat strategis karena melayani wilayah dengan lebih dari 1,4 juta perusahaan.

Dengan penguatan ini, pekerja diharapkan memperoleh perlindungan K3 yang lebih baik melalui layanan pengujian dan pelatihan, sementara perusahaan mendapatkan pendampingan K3 yang lebih terarah dan optimal.

READ  Menteri P2MI Abdul Kadir Karding Sidak BP3MI Jateng, Tegaskan Pemangkasan Layanan Tak Perlu

“Kita ingin peran Balai K3 Surabaya ini semakin strategis untuk memastikan norma kerja serta norma K3 benar-benar ditegakkan,” tegas Yassierli.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap standar keselamatan kerja di wilayah cakupan Balai K3 Surabaya dapat terus meningkat, sekaligus mendorong terciptanya budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif di dunia usaha dan industri nasional.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional