Menu

Mode Gelap

Nasional · 23 Jan 2026 01:39 WITA

Prabowo Perkenalkan Istilah Greedonomics di WEF Davos 2026, Sindir Ekonomi Keserakahan


 Prabowo Perkenalkan Istilah Greedonomics di WEF Davos 2026, Sindir Ekonomi Keserakahan Perbesar

Soalindonesia–Swiss – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memperkenalkan istilah Greedonomics dalam pidatonya di hadapan para pemimpin dunia pada ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Istilah tersebut digunakan Prabowo untuk mengkritik sistem ekonomi yang dikuasai oleh segelintir elite serakah serta praktik usaha ilegal yang merusak tatanan hukum.

Di Indonesia, Prabowo sebelumnya kerap menggunakan istilah Serakahnomic sebagai sindiran tajam terhadap perilaku ekonomi rakus yang mengabaikan hukum dan kepentingan publik.

“Sungguh menakjubkan, saya menyebut ini usaha bebas, saya menyebut ini bukan pasar bebas, saya menyebutnya secara terbuka Greedonomics. Ekonomi keserakahan, ekonomi dari praktik-praktik rakus,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

READ  Menag Nasaruddin Umar: Ekoteologi Jadi Paradigma Baru Pendidikan Keagamaan

Penegakan Hukum Jadi Kunci Iklim Investasi

Prabowo menegaskan, tidak mungkin tercipta iklim investasi yang sehat tanpa kepastian penegakan hukum yang adil. Ia menekankan bahwa tidak ada investor yang bersedia menanamkan modal di negara yang tidak menjunjung supremasi hukum.

Menurutnya, pemerintah harus berani menempatkan hukum di atas kepentingan pribadi maupun korporasi besar.

Ia juga mengaitkan Greedonomics dengan istilah robber barons yang populer di abad ke-19, yakni kelompok pengusaha yang memperkaya diri melalui praktik tidak etis dan eksploitatif.

Ungkap Korupsi dan Kejahatan Sumber Daya Alam

Dalam forum global tersebut, Prabowo turut mengulas capaian awal pemerintahannya dalam memberantas praktik korupsi dan kejahatan sumber daya alam. Ia menyebut pemerintah berhasil:

READ  Jokowi Bertolak ke Singapura Hadiri Bloomberg New Economy Forum 2025

Mengungkap kasus korupsi tata kelola BBM

Menyita 4 juta hektare perkebunan sawit ilegal

Menutup 1.000 lokasi tambang ilegal

Mencabut izin 28 perusahaan yang mengelola 1,01 juta hektare perkebunan di kawasan hutan lindung

Langkah-langkah tersebut, menurut Prabowo, merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Tantang Pengusaha Rakus

Prabowo juga menyampaikan pernyataan keras terhadap pengusaha yang merasa kebal hukum dan menganggap pejabat pemerintah bisa dibeli.

“Saya mendapat laporan bahwa beberapa dari orang-orang ini mengatakan, ‘Tidak ada pejabat pemerintah yang tidak bisa dibeli.’ Saya menantang mereka untuk mencoba membeli pejabat dari pemerintahan saya. Mereka akan terkejut,” tegasnya.

READ  Menhan Soroti Bandara Khusus IMIP, Manajemen PT IMIP Tegaskan Terdaftar Resmi di Kemenhub

Akui Korupsi sebagai Penyakit Bangsa

Di hadapan para pemimpin dunia, Prabowo secara terbuka mengakui bahwa korupsi merupakan penyakit serius yang selama ini diderita Indonesia. Namun ia menegaskan, pemerintahannya tidak akan lari dari kenyataan tersebut.

“Seperti seseorang yang menghadapi penyakit, kita harus berani mengakui penyakit itu. Kami bertekad memerangi korupsi secara langsung. Saya telah dilantik dan disumpah untuk menegakkan konstitusi serta supremasi hukum,” tandas Prabowo.

Pidato Prabowo di WEF Davos 2026 tersebut mendapat perhatian luas karena secara terbuka mengkritik praktik ekonomi global yang sarat keserakahan, sekaligus menegaskan arah kebijakan Indonesia yang menempatkan hukum dan keadilan sebagai fondasi pembangunan ekonomi.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Menkeu Purbaya Awasi Rekening Pejabat Kemenkeu untuk Cegah Korupsi

23 Januari 2026 - 03:13 WITA

Presiden Prabowo Perintahkan Pembentukan Tim Kajian Penanganan Banjir Jabodetabek

23 Januari 2026 - 02:54 WITA

Menhaj Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan Jemaah Haji 1447 H/2026 M

23 Januari 2026 - 02:47 WITA

Kepala BSKDN Kemendagri Tekankan Hilirisasi Riset sebagai Kunci Inovasi Daerah

23 Januari 2026 - 02:18 WITA

Bahlil Pastikan Pasokan Listrik dan LPG di Wilayah Banjir Sumatera Mulai Normal

23 Januari 2026 - 01:52 WITA

Menteri Agama RI Kunjungi Akademi Internasional Al-Azhar, Apresiasi Peran Azhar dalam Kualifikasi Imam Dunia

22 Januari 2026 - 11:06 WITA

Trending di Nasional