Menu

Mode Gelap

Nasional · 23 Jan 2026 03:13 WITA

Menkeu Purbaya Awasi Rekening Pejabat Kemenkeu untuk Cegah Korupsi


 Menkeu Purbaya Awasi Rekening Pejabat Kemenkeu untuk Cegah Korupsi Perbesar

Soalindonesia–Jakarta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa dirinya ikut memantau aktivitas rekening para pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan sebagai langkah pencegahan korupsi. Ia menyatakan memiliki akses terhadap rekening seluruh pejabat di bawah kepemimpinannya, namun pengawasan difokuskan pada pejabat eselon I hingga eselon III.

“Saya punya akses (ke rekening) pejabat saya, semuanya. Tapi yang saya periksa sampai eselon III,” kata Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Selain pemantauan rekening, pemeriksaan juga mencakup Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) serta data pembanding lainnya dari tahun ke tahun guna melihat kewajaran pertumbuhan aset pejabat.

READ  Prabowo Nilai Tarif Global 10% AS Tetap Menguntungkan Indonesia

Transaksi Eselon I Dinilai Wajar

Purbaya menilai sebagian besar pejabat eselon I memiliki jejak transaksi keuangan yang cenderung wajar. Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi oleh kompetensi dan pemahaman mereka di bidang keuangan.

“Sebagian besar eselon I juga saya lihat. Jago-jago mereka. Flat. Mungkin (keterampilan) mereka bagus,” ujarnya.

Meski demikian, Purbaya tidak merinci secara spesifik temuan pada pejabat eselon II dan III. Adapun untuk pegawai di bawah eselon III, pemeriksaan harta kekayaan baru akan dilakukan saat yang bersangkutan akan naik jabatan.

“Jadi, enggak bisa sembunyi-sembunyi lagi pejabat kami dari pengawasan. Mudah-mudahan ke depan membaik. Tentu saja enggak akan sempurna, karena mereka cukup canggih,” tutur Purbaya.

READ  Menkeu Purbaya Pastikan Pemerintah Siap Salurkan Dana Darurat untuk Tangani Banjir dan Longsor di Sumatera

Penggantian Pejabat Pajak

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga mengungkapkan telah melantik empat pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wilayah Jakarta Utara sebagai bagian dari penguatan pengawasan internal sekaligus menjaga kesinambungan layanan perpajakan kepada masyarakat.

“Ini kita ada penggantian pejabat-pejabat pajak, karena ada yang masih di KPK dan lain-lain. Kalau sibuk di KPK kan bisa mengganggu servis ke publik. Jadi kita ambil langkah untuk mengganti secepatnya,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menetapkan lima tersangka dalam dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, untuk periode 2021–2026.

READ  Prabowo Tegaskan Belum Akan Reshuffle Kabinet Merah Putih

Purbaya menegaskan, pengawasan ketat dan perombakan pejabat menjadi bagian dari upaya menjaga integritas institusi serta memulihkan kepercayaan publik terhadap Kementerian Keuangan.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional