Menu

Mode Gelap

Nasional · 27 Mar 2026 14:07 WITA

Tanpa Protokoler, Nasaruddin Umar Pulang ke Masjid Nurul Amin, Kenang Masa Santri di Desa Saelong


 Tanpa Protokoler, Nasaruddin Umar Pulang ke Masjid Nurul Amin, Kenang Masa Santri di Desa Saelong Perbesar

SOAlINDONESIA—BONE — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan emosional ke Masjid Nurul Amin, Ujung Pero, Desa Saelong, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (27/03/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momen penuh makna, mengingat masjid itu memiliki nilai historis mendalam dalam perjalanan hidup Menag. Sekitar 56 tahun lalu, Masjid Nurul Amin menjadi tempat awal Nasaruddin Umar menimba ilmu agama dan memperdalam pemahaman keislaman.

Dalam kunjungan tersebut, Menag hadir tanpa protokoler berlebihan. Ia hanya didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Bunyamin M. Yapid, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan As’adiyah—lembaga pendidikan Islam yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan keilmuan Menag.

READ  Kejagung Dalami Kasus Korupsi Chromebook, Periksa 7 Saksi dari LKPP hingga Dirut Perusahaan Swasta

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Menag tampak berbaur dengan masyarakat serta meluangkan waktu untuk bernostalgia bersama rekan-rekan seperjuangannya yang dahulu bersama-sama belajar di masjid tersebut.

Warga setempat mengenang sosok Nasaruddin Umar sejak kecil sebagai pribadi yang santun, tekun, dan memiliki kharisma. Menurut mereka, karakter tersebut tidak berubah hingga kini meskipun telah menduduki jabatan penting di tingkat nasional.

“Dari dulu beliau dikenal sebagai santri yang sopan dan rajin. Sampai sekarang pun tetap sederhana,” ujar salah satu warga.

Kehadiran Menag di Desa Saelong juga membawa harapan baru bagi masyarakat. Di kawasan tersebut kini telah berdiri lembaga pendidikan Islam berstandar internasional yang merupakan bagian dari jaringan Yayasan As’adiyah, sekaligus menjadi cabang ke-7 yang tersebar di Indonesia.

READ  Mentan Pastikan Perbaiki Tata Kelola Beras SPHP di Gudang Bulog

Perkembangan tersebut menjadi simbol kemajuan pendidikan berbasis keislaman di daerah yang dulunya menjadi tempat awal perjuangan seorang santri.

Diketahui, kunjungan Nasaruddin Umar ke Sulawesi Selatan merupakan bagian dari agenda menghadiri PSBM XXVI 2026 di Makassar. Namun, di sela agenda tersebut, Menag menyempatkan diri mengunjungi kampung halaman yang memiliki nilai historis dalam perjalanan hidupnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan besar seorang tokoh tidak pernah lepas dari akar dan tempat ia pertama kali belajar serta ditempa.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Selesai I’tikaf dan Idulfitri, Bunyamin Yapid Kembali Lanjutkan Misi Pelayanan Jamaah

26 Maret 2026 - 10:56 WITA

Ketika Negara Hadir di Pelosok, Safari Tolikara Menjawab Harapan yang Lama Ditunggu

24 Maret 2026 - 19:44 WITA

Momen Sakral Idul Fitri, Dr. Bunyamin Yapid Dampingi Jamaah Annur di Madinah dan Mekkah

20 Maret 2026 - 20:59 WITA

Bekies Kogoya Desak Bank Papua Segera Aktifkan Operasional Cabang Ilu Jelang Lebaran

18 Maret 2026 - 22:05 WITA

Di Tengah Perbedaan, Ada Pelukan Kebersamaan: Willem Wandik Buka Puasa Bersama Umat Muslim Tolikara

18 Maret 2026 - 04:28 WITA

Setahun Mengubah Segalanya: Jejak Nyata Willem Wandik di Tanah Tolikara

17 Maret 2026 - 17:07 WITA

Trending di Nasional