Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Okt 2025 18:15 WITA

Amran Sulaiman Tegaskan Impor Gula Putih Akan Dihentikan, Target Swasembada Paling Lambat 2026


 Amran Sulaiman Tegaskan Impor Gula Putih Akan Dihentikan, Target Swasembada Paling Lambat 2026 Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah siap menghentikan impor gula putih rafinasi (white sugar) dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari percepatan program swasembada gula konsumsi nasional.

Dalam rapat perdananya sebagai Kepala Bapanas bersama Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Amran menyatakan optimisme tinggi bahwa Indonesia tidak akan lagi mengimpor gula konsumsi paling lambat tahun depan (2026).

“InsyaAllah white sugar, doakan paling lama tahun depan sudah tidak impor. Target berikutnya adalah gula industri,” ujar Amran di Kantor Bapanas, Jakarta, Senin (13/10/2025).

Percepatan Tanam Tebu di Sentra Produksi

Amran menjelaskan, untuk mewujudkan target tersebut, pemerintah telah menggelar program penanaman tebu besar-besaran di berbagai wilayah sentra produksi utama, seperti:

READ  Pemerintah Kaji Usulan Bulog Setara Kementerian, Fokus Perbaikan dan Ketahanan Pangan

Jawa Tengah

Jawa Timur

Lampung

Sulawesi

Sumatera Utara

Selain itu, pemerintah juga menggalakkan program “bongkar ratoon”, yakni mengganti tanaman tebu yang telah melewati tiga kali masa panen untuk meningkatkan produktivitas dan hasil gula per hektare.

“Sekarang gula, kita sudah mulai penanaman di seluruh Indonesia rencana tiga tahun. Ini bagian dari strategi besar swasembada pangan,” kata Amran.

Dari Swasembada Beras ke Gula

Usai capaian swasembada beras yang telah diklaim berhasil oleh pemerintah, sektor gula kini menjadi fokus utama selanjutnya. Amran menyatakan, pemerintah tak ingin lagi bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat.

READ  Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Cabut Izin 2.039 Kios Pupuk Subsidi karena Langgar Harga Jual

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mengakhiri ketergantungan impor pangan,” jelasnya.

Target Jangka Panjang: Swasembada Gula Industri 2030

Pemerintah telah menetapkan target jangka panjang melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol. Dalam beleid tersebut, ditargetkan Indonesia akan mencapai swasembada gula industri pada tahun 2030.

Visi Prabowo: Swasembada Pangan dalam 4 Tahun Bisa Dipercepat

Amran juga menegaskan bahwa visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan dalam empat tahun berpotensi tercapai dalam waktu satu tahun, jika seluruh komponen bergerak cepat dan solid.

READ  Demo Bupati Pati Besok, 100 Ribu Orang Disebut Akan Kepung Alun-Alun

“Mimpi kita, target Bapak Presiden empat tahun swasembada itu kita capai dalam waktu satu tahun, dan itu adalah lompatan besar yang kita buat bersama,” kata Amran optimistis.

Ia menyebut pencapaian itu tak lepas dari sinergi lintas sektor, mulai dari Kementerian Pertanian, Bapanas, Perum Bulog, hingga dukungan dari aparat penegak hukum dan masyarakat.

Gula Jadi Fokus Strategis Pemerintah

Dengan kebutuhan nasional mencapai lebih dari 3 juta ton gula konsumsi per tahun, ketergantungan pada impor menjadi tantangan serius. Namun dengan program yang tengah berjalan, pemerintah yakin bisa:

Menekan volume impor

Menstabilkan harga di pasar

Meningkatkan pendapatan petani tebu

Mendorong pertumbuhan industri bioetanol dari tebu

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional