Menu

Mode Gelap

Nasional · 1 Agu 2026 11:04 WITA

Dr. Bunyamin Yapid di Kairo: Kesuksesan Bisnis Berawal dari Mampu Mengelola Uang Kiriman Bulanan


 Screenshot Perbesar

Screenshot

SOAlINDONESIA —KAIRO—Kesuksesan seorang pengusaha tidak selalu diawali dengan modal besar. Justru, kemampuan mengelola amanah kecil menjadi ukuran awal sebelum seseorang dipercaya memegang tanggung jawab yang lebih besar. Pesan inspiratif itu disampaikan Founder sekaligus Presiden Direktur PT An Nur Maarif Tour & Travel, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., saat mengisi seminar “The Entrepreneur’s Journey” bertema “Character Before Capital: Spiritualitas dan Integritas sebagai Fondasi Kesuksesan Bisnis” di Wisma Nusantara, Kairo, Kamis (30/7/2026).

Di hadapan ratusan peserta yang didominasi mahasiswa Indonesia di Mesir, Bunyamin membuka pemaparannya dengan sebuah pertanyaan sederhana yang langsung menyentuh realitas kehidupan sehari-hari.

“Berapa banyak dari kita yang berani mengaku, kalau mengurus uang kiriman bulanan saja kadang masih kewalahan?” tanyanya.

Pertanyaan tersebut menjadi pintu masuk untuk menjelaskan satu prinsip penting dalam membangun bisnis. Menurutnya, banyak orang bermimpi memiliki modal besar, tetapi lupa bahwa kepercayaan untuk mengelola modal tidak datang secara instan.

“Kalau mengurus tiga juta sebulan saja tidak bisa, bagaimana bisa dipercaya mengelola ratusan juta nanti?” ujar Bunyamin, disambut senyum dan tawa para peserta seminar.

READ  Kompolnas Desak Investigasi Tuntas Kasus Brimob Tabrak Driver Ojol hingga Tewas

Menurut alumnus Universitas Al-Azhar Kairo tersebut, karakter adalah aset pertama yang harus dimiliki setiap calon pengusaha. Modal bisa dicari, tetapi kepercayaan hanya diberikan kepada mereka yang mampu menjaga amanah, sekecil apa pun nilainya.

“Kepercayaan dibangun dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten. Orang yang disiplin mengelola amanah kecil akan lebih siap menerima amanah yang lebih besar,” tegasnya.

Dari Desa Menuju Indonesia

Dalam seminar yang berlangsung hangat dan interaktif itu, Bunyamin turut membagikan perjalanan hidupnya. Setelah menyelesaikan pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo dan melanjutkan studi magister hingga doktor di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, ia mengaku tidak langsung mendapatkan pengakuan ketika kembali ke Tanah Air.

Ia bahkan sempat dipandang sebelah mata oleh sebagian orang di sekitarnya.

Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti. Sebaliknya, ia memilih membuktikan kemampuan melalui kerja keras, konsistensi, dan karya nyata.

“Perjalanan saya dimulai dari desa menuju kota. Tetapi yang saya bangun bukan sekadar jalan menuju kota, melainkan jalan kesuksesan dari desa untuk Indonesia,” ungkapnya.

READ  5.573 Honorer Dompu Lolos PPPK Paruh Waktu, Antrean SKCK di Polres Membludak

Kisah tersebut mendapat apresiasi dari peserta karena menggambarkan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita besar.

Bangun Mimpi dengan Perencanaan

Bunyamin juga mengajak peserta untuk memiliki visi yang jelas sebelum membangun usaha. Ia mengibaratkan seorang arsitek yang selalu membuat miniatur atau rancangan sebelum mendirikan bangunan.

Begitu pula dalam kehidupan. Tanpa perencanaan yang matang, seseorang akan sulit menentukan arah dan tujuan yang ingin dicapai.

Selain itu, ia menyoroti kebiasaan sebagian generasi muda yang lebih mudah mengeluarkan uang untuk memenuhi gaya hidup dibandingkan berinvestasi pada pendidikan dan peningkatan kompetensi.

Menurutnya, ilmu pengetahuan merupakan investasi jangka panjang yang nilainya jauh lebih besar dibandingkan barang-barang konsumtif.

Empat Generasi Penentu Masa Depan

Dalam pemaparannya, Bunyamin juga mengajak peserta melakukan refleksi melalui empat kategori generasi, yakni perintis, pewaris, penghancur, dan pengembang.

Ia berharap generasi muda Indonesia mampu menjadi generasi pengembang, yakni mereka yang tidak hanya menikmati hasil perjuangan orang tua, tetapi mampu menciptakan inovasi, memperluas manfaat, serta meningkatkan kualitas kehidupan generasi berikutnya.

READ  Presiden Prabowo: TNI Selalu Tampil di Saat Kritis dan Harus Siap Hadapi Segala Kemungkinan

Menurutnya, salah satu kunci menjadi generasi pengembang adalah kemampuan mengelola waktu secara disiplin, menyeimbangkan aktivitas belajar, bekerja, beribadah, dan beristirahat dalam 24 jam yang dimiliki setiap orang.

Spiritualitas sebagai Fondasi Kesuksesan

Menutup pemaparannya, Bunyamin mengingatkan bahwa keberhasilan dalam dunia usaha tidak boleh memisahkan seseorang dari nilai-nilai spiritual.

Ia menegaskan, sehebat apa pun strategi bisnis yang dimiliki, semuanya harus ditopang dengan kedekatan kepada Allah SWT.

“Jangan tinggalkan salat malam, dan membiarkan malam tanpa diiringi dengan meminta kepada Allah Swt.,” pesannya.

Seminar “The Entrepreneur’s Journey” menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus motivasi bagi mahasiswa Indonesia di Mesir untuk mempersiapkan diri menjadi entrepreneur yang tidak hanya sukses secara finansial, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan spiritualitas yang kuat. Melalui pesan-pesan sederhana namun sarat makna, Dr. Bunyamin Yapid menegaskan bahwa kesuksesan besar selalu diawali dari kemampuan menjaga amanah kecil, karena karakter akan selalu mendahului datangnya modal.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Masih Turun Tangan Siapkan Produk Sendiri, Linawati Sukijo: Amanah dan Kualitas Tidak Boleh Diwakilkan

1 Agustus 2026 - 11:27 WITA

Direktur Urusan Agama Kristen Kemenag RI Apresiasi Kesiapan Pemkab Tolikara Sukseskan Festival Etnik Religi 2026

29 Juli 2026 - 22:22 WITA

Tolikara Matangkan Persiapan Festival Etnik Religi 2026, Bupati Willem Wandik Targetkan Pelaksanaan Berjalan Sukses dan Jadi Etalase Budaya Papua

29 Juli 2026 - 17:29 WITA

Lina Sukijo Hadirkan Warna Baru di Universitas Al-Azhar Kairo, Pimpinan Al-Azhar hingga KBRI Beri Apresiasi Tinggi

28 Juli 2026 - 19:19 WITA

Diterima KBRI Kairo, Lina Sukijo Dorong Kolaborasi Fashion Syariah dengan Universitas Al-Azhar,Dr Bunyamin:Membanggakan’

28 Juli 2026 - 11:36 WITA

Disambut Meriah di Kairo, Desainer Nasional Lina Sukijo Terima Ucapan “Yaumul Milad” dari Mahasiswa Indonesia di Al-Azhar

28 Juli 2026 - 11:25 WITA

Trending di Nasional