Menu

Mode Gelap

News · 13 Sep 2025 14:03 WITA

5.573 Honorer Dompu Lolos PPPK Paruh Waktu, Antrean SKCK di Polres Membludak


 5.573 Honorer Dompu Lolos PPPK Paruh Waktu, Antrean SKCK di Polres Membludak Perbesar

SOALINDONESIA–DOMPU–NTB Sebanyak 5.573 pegawai honorer di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), dinyatakan lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu setelah usulan Pemkab Dompu disetujui Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Saat ini, mereka tengah menjalani proses pemenuhan persyaratan, salah satunya melengkapi Daftar Riwayat Hidup (DRH) dengan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK).

Namun, proses penerbitan SKCK di Polres Dompu tak berjalan mulus. Ratusan honorer terpaksa mengantre berhari-hari demi mendapatkan dokumen tersebut meski telah mendaftar secara online melalui aplikasi Polri Presisi.

READ  Kapolri Minta Kericuhan Demo di Pati Diusut Tuntas, Sesalkan Pembakaran Ban dan Lempar Batu ke Polisi

Antrean Mengular Hingga Larut Malam

Pantauan detikBali, sejak Sabtu (13/9/2025) pagi halaman Sat Intelkam Polres Dompu dipadati ratusan honorer. Mereka menunggu namanya dipanggil setelah menyerahkan bukti pendaftaran online dan berkas pendukung lain.

Salah seorang honorer, Syarifuddin, mengaku sudah tiga hari mengantre tanpa hasil. Ia khawatir gagal memenuhi tenggat waktu pengisian DRH yang jatuh pada 15 September 2025.

“Sudah dua hari dengan ini kami mengantre, belum dipanggil juga. Tadi malam sampai sekitar jam 12 malam. Batas waktu pengisian DRH ini kan sampai tanggal 15 September, tapi belum juga dapat SKCK, belum lagi kami urus berkas lainnya,” ungkapnya.

READ  Tenaga Ahli Menag Turut Hadir, Warnai Peluncuran Buku 75 Tahun Pengelolaan Haji Kemenag

Polres Maksimalkan Layanan

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur mengakui antrean membeludak karena jumlah pemohon SKCK melonjak dalam waktu bersamaan. Ia menegaskan pihaknya sudah berupaya memberikan layanan maksimal.

“Ya kami sudah upaya maksimal, karena pemohon SKCK yang meledak dalam waktu bersamaan. Yang penting kami sudah berupaya,” katanya.

Sodikin menjelaskan Polres Dompu membuka pelayanan hingga larut malam, dengan kapasitas produksi SKCK sekitar 300–400 lembar per hari. “Maksimal sehari sampai malam itu produksi paling 300–400 lembar, sementara jumlah honorer yang lolos ini 5.573 orang,” jelasnya.

READ  Pemkab Tolikara Peringati Hardiknas 2026, Bupati Willem Wandik Tekankan Pendidikan Humanis dan Inklusif

Dikejar Deadline

Situasi antrean panjang membuat ribuan honorer khawatir tidak sempat melengkapi dokumen sebelum tenggat. Pemerintah daerah dan kepolisian diminta mencari solusi cepat agar ribuan honorer yang sudah lolos PPPK Paruh Waktu tidak terhambat hanya karena proses administratif.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Maktab Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Disambangi Menteri Bahlil, Raffi Ahmad hingga Anang-Ashanty

30 Mei 2026 - 10:51 WITA

Bupati Luwu Timur Support Penuh Aura Malaeka di Ajang Putera Puteri Ekraf 2026

28 Mei 2026 - 21:10 WITA

Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

26 Mei 2026 - 21:21 WITA

WASPADA! Dugaan Penipuan “Kandayya Sewa Apartemen Vida View” Makassar: Kamar Diduga Palsu, Korban Diperas Lalu Ditinggalkan

24 Mei 2026 - 11:13 WITA

Terungkap! Wanita Tewas di Mulia House Makassar Diduga Dibunuh karena Cinta Segitiga

21 Mei 2026 - 23:44 WITA

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Rp295 Triliun pada 2026, Rp10 Triliun untuk UMKM Ekonomi Kreatif Berbasis HKI

16 Mei 2026 - 01:02 WITA

Trending di Nasional