Menu

Mode Gelap

Nasional · 8 Apr 2026 12:18 WITA

Gagasan Ecotheology Prof Nasaruddin Umar Menggema di Kairo, Diangkat dalam Seminar Internasional IKAKAS Mesir


 Gagasan Ecotheology Prof Nasaruddin Umar Menggema di Kairo, Diangkat dalam Seminar Internasional IKAKAS Mesir Perbesar

SOALINDONESIA—KAIRO — Gagasan besar Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., tentang pentingnya kesadaran lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan kembali mendapat panggung di level internasional. Pemikiran tersebut menjadi salah satu sorotan dalam seminar bergengsi yang digelar oleh IKAKAS Mesir dalam rangkaian Haul Anregurutta KH. Muhammad As’ad al-Bugisi, Ahad, 5 April 2026 di Kairo.

Mengusung tema “Kontribusi Cinta Lingkungan terhadap Kesehatan Jasmani dan Rohani serta Tinjauan Fikih Kontemporer”, seminar ini menghadirkan sejumlah ulama terkemuka Mesir, di antaranya Prof. Dr. dr. Yusri Rusydi Sayyid Jabr al-Hasani al-Azhari, Prof. Dr. Fathi Abdurrahman Hijazi, dan Prof. Dr. Muhammad Wesam Abbas Khedr.

Dalam pemaparannya, Prof. Yusri Rusydi menekankan bahwa kualitas lingkungan memiliki pengaruh langsung terhadap kesehatan mental dan stabilitas psikologis manusia. Ia menyebut, lingkungan yang bersih dan sehat mampu menghadirkan ketenangan batin yang sangat dibutuhkan di tengah dinamika kehidupan modern.

READ  Menteri LH Ajak Siswa Sekolah Rakyat Peduli Lingkungan Usai Banjir Besar di Bali

Sementara itu, para pemateri lainnya mengkaji tema tersebut dari perspektif fikih kontemporer, dengan menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab syariat yang relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Seminar ini dinilai selaras dengan gagasan ecotheology yang selama ini konsisten disuarakan oleh Prof. Nasaruddin Umar. Konsep tersebut mengintegrasikan ajaran agama dengan upaya pelestarian lingkungan, sekaligus mendorong kesadaran bahwa merawat bumi merupakan bagian dari nilai spiritual dan tanggung jawab keimanan.

Tenaga Ahli Menteri Agama RI bidang Kerja Sama Luar Negeri, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., mengatakan bahwa perhatian dunia internasional terhadap gagasan tersebut menunjukkan posisi strategis pemikiran keagamaan Indonesia di kancah global.

READ  Kemenhaj Imbau Waspada Tawaran 'Haji Tanpa Antre', Masyarakat Diminta Tak Tergiur Janji Palsu

“Indikasi bahwa Anregurutta sangat dihargai di luar negeri terlihat dari setiap gagasan yang beliau sampaikan, yang selalu menjadi bahan diskusi bahkan diseminarkan di berbagai forum internasional,” ujarnya.

Menurut Bunyamin, upaya memperkenalkan pemikiran tersebut ke dunia internasional merupakan bagian dari kerja diplomasi keagamaan Indonesia.

“Kerja kita adalah menggaungkan pemikiran beliau di luar negeri, dan itu terbukti mendapat respons positif,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Tanfidziyah PCNU Mesir, Ustadz Nur Fuad Shofiyulloh, Lc., M.A., perwakilan PPMI Mesir, serta peserta dari berbagai negara. Dukungan juga datang dari para pembina IKAKAS Mesir, termasuk Dr. Bunyamin Yapid yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan.

READ  Presiden Prabowo: Lintah Darat Harus Hilang dari Indonesia, Koperasi Desa Dapat Akses Pinjaman Murah

Ketua IKAKAS Mesir, Luqman Ali, menyampaikan bahwa seminar ini menjadi salah satu forum intelektual paling bergengsi yang pernah diselenggarakan, sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat peran komunitas diaspora dalam diskursus keilmuan dan keagamaan di tingkat global.

Dengan antusiasme peserta dan relevansi tema yang diangkat, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kajian keislaman yang responsif terhadap isu-isu global, khususnya dalam bidang lingkungan hidup.

 

Artikel ini telah dibaca 331 kali

Baca Lainnya

Kementerian UMKM Gandeng Aprindo, Perluas Akses Produk UMKM ke Ritel Modern

18 Juli 2026 - 00:43 WITA

Indonesia Dorong D-8 Perjuangkan Kepentingan Negara Berkembang di COP31

17 Juli 2026 - 22:24 WITA

Wamensos Sampaikan Pesan Prabowo kepada Siswa Sekolah Rakyat Semarang: Percaya Diri, Pintar, dan Berkarakter

17 Juli 2026 - 22:17 WITA

Kemenag Catat 725 Ribu Titik Ikut Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026

17 Juli 2026 - 21:58 WITA

Prabowo: Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global, Impor Solar Resmi Dihentikan

17 Juli 2026 - 21:51 WITA

Prabowo: Indonesia Segera Miliki Motor Listrik Nasional, Siap Diluncurkan dalam Beberapa Pekan

17 Juli 2026 - 21:08 WITA

Trending di Nasional