Menu

Mode Gelap

Nasional · 21 Nov 2025 01:58 WITA

Kemenhaj Buka Pendaftaran Seleksi PPIH 1447 H/2026 M Mulai 22 November 2025


 Kemenhaj Buka Pendaftaran Seleksi PPIH 1447 H/2026 M Mulai 22 November 2025 Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi membuka pendaftaran Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi tingkat daerah untuk penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M. Pendaftaran dimulai 22 November 2025, dan proses seleksi akan dilakukan secara serentak di seluruh Kantor Kemenhaj Kabupaten/Kota serta Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi di Indonesia.

Seleksi ini digelar sebagai upaya menghadirkan petugas haji yang profesional, kompeten, dan berintegritas sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Jadwal Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota

Mengutip laporan Antara, Kamis (20/11/2025), tahapan seleksi di tingkat kabupaten/kota dijadwalkan sebagai berikut:

READ  Kementerian Haji dan Umrah Buka Peluang Jamaah Indonesia Lakukan Pemotongan Dam di Tanah Air pada Haji 2026

Pendaftaran & pengiriman dokumen: 22–28 November 2025

Batas akhir pengiriman: 28 November pukul 23.59 WIB

Verifikasi dokumen oleh operator Siskohat Kemenag Kab/Kota: hingga 2 Desember pukul 23.59 WIB

CAT Tahap 1: 4 Desember pukul 09.00 WIB

Pengumuman hasil seleksi Tahap 1: 5 Desember pukul 16.00 WIB

Jadwal Seleksi Tingkat Provinsi

Untuk tingkat provinsi, verifikasi dokumen oleh operator Siskohat Kanwil Kemenag Provinsi berlangsung hingga 8 Desember pukul 23.59 WIB. Adapun tahapan berikutnya:

CAT & Wawancara Tahap 2: 11 Desember pukul 09.00 WIB

Pengumuman hasil seleksi Tahap 2: 12 Desember pukul 16.00 WI

READ  Pemerintah Tetapkan Kuota Khusus 5 Persen bagi Jamaah Haji Lansia Mulai 2026

Perkuat Diplomasi Layanan Haji, Kemenhaj Bentuk Task Force Khusus

Di sisi lain, Kemenhaj terus melakukan penguatan koordinasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia di Arab Saudi. Dalam rapat koordinasi di Kantor Urusan Haji Jeddah, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk menghadapi dinamika penyelenggaraan haji 2026.

“Alhamdulillah siang ini kita berkoordinasi dengan KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, dan berbagai stakeholder termasuk Garuda Indonesia. Semua ini dalam rangka mempersiapkan proses haji tahun 2026,” ujarnya melalui laman resmi Kemenhaj.

READ  Pemimpin Redaksi Bloomberg Puji Jokowi, Disejajarkan dengan Bill Clinton dan Jacques Chirac

Menteri Irfan juga mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, termasuk pembentukan Task Force bersama Kemenhaj, KBRI, dan KJRI. Tim ini akan menjadi joint coordination platform untuk mempercepat penyelesaian setiap permasalahan layanan haji di Arab Saudi.

Menurutnya, Task Force tersebut akan berperan sebagai simpul koordinasi antara Kemenhaj, perwakilan diplomatik, maskapai nasional, penyedia layanan jemaah, hingga otoritas Saudi. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan diplomasi layanan haji yang terus dikembangkan sejak transformasi kelembagaan dari Badan Penyelenggara Haji menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional