Menu

Mode Gelap

Nasional · 29 Okt 2025 02:34 WITA

Maruarar Sirait Laporkan ke Presiden Prabowo: Serapan Anggaran 70%, Fokus Rumah Rakyat dan Renovasi Hunian Tak Layak


 Maruarar Sirait Laporkan ke Presiden Prabowo: Serapan Anggaran 70%, Fokus Rumah Rakyat dan Renovasi Hunian Tak Layak Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melaporkan sejumlah capaian strategis kementeriannya kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Dalam laporannya, Maruarar memaparkan progres serapan anggaran, pelaksanaan program rumah subsidi, serta langkah pemerintah dalam memperbaiki hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Yang pertama, kami laporkan bahwa serapan anggaran di tempat kami sampai hari ini sudah 70 persen,” ujar Maruarar seusai pertemuan dengan Presiden Prabowo.

Fokus untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)

Maruarar menjelaskan, dari total kuota 350.000 unit rumah bersubsidi untuk MBR, sebanyak 205.000 unit telah terealisasi hingga akhir Oktober 2025. Ia memastikan bahwa program ini terus digenjot agar semakin banyak masyarakat memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

READ  Surya Paloh Temui Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Bantah Titip Pesan untuk Presiden Prabowo: “Murni Silaturahmi Kebangsaan”

Pemerintah, kata dia, juga memberikan sejumlah keringanan dan insentif bagi masyarakat penerima manfaat. Beberapa di antaranya yakni pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta penggratisan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang sebelumnya dikenal sebagai Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“PBG-nya, yang dulu namanya IMB, sekarang gratis. Itu berjalan dan dimonitor langsung oleh Bapak Mendagri, sehingga para bupati dan wali kota sudah menjalankannya,” jelas Maruarar.

Bunga Rumah Subsidi Tetap 5 Persen

Maruarar juga menegaskan bahwa bunga rumah subsidi tetap dijaga di level 5 persen, sebagai bentuk keberpihakan nyata pemerintah kepada rakyat kecil di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu.

“Kita jaga bunga rumah subsidi tetap 5 persen agar rakyat kecil tetap bisa mencicil dengan tenang,” ujarnya.

READ  Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Gencarkan Sosialisasi Pembebasan Retribusi PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Selain pembangunan rumah baru, Kementerian PKP juga terus memperkuat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni. Tahun 2025 ini, sebanyak 45.000 rumah telah direnovasi agar menjadi layak huni.

“Kita tahu bahwa rakyat kita yang punya rumah tapi tidak layak huni mencapai 26,9 juta unit. Tahun ini negara membantu 45 ribu rumah untuk direnovasi agar layak huni,” tutur Maruarar.

Target 2026: Renovasi 400.000 Rumah Tak Layak Huni

Menurut Maruarar, perhatian besar juga diberikan Presiden Prabowo terhadap peningkatan kualitas hunian rakyat. Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan renovasi 400.000 rumah tak layak huni, atau hampir sepuluh kali lipat dari realisasi tahun ini.

“Tahun depan, Bapak Presiden meningkatkan besar sekali, dari 45 ribu tahun ini menjadi 400 ribu rumah yang akan direnovasi,” tegas Maruarar.

READ  Presiden Prabowo Tunjuk Yusril Ihza Mahendra Jadi Ketua Komite Nasional Pencegahan TPPU

Arahan Presiden Prabowo: Program Perumahan Harus Pro Rakyat

Maruarar mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan arahan agar seluruh program perumahan benar-benar berorientasi pada kepentingan rakyat bawah. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar membangun fisik semata.

“Bapak Presiden berpesan agar program perumahan harus menyentuh langsung rakyat kecil, bukan hanya angka di atas kertas,” kata Maruarar.

Dengan capaian tersebut, Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk mempercepat realisasi program perumahan rakyat, sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo-Gibran dalam membangun Indonesia yang lebih adil, makmur, dan sejahtera bagi seluruh rakyat.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional