Menu

Mode Gelap

Nasional · 9 Jan 2026 23:00 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026


 Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026 Perbesar

Soalindonesia–Baubau – Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menegaskan peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah kemajemukan Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang digelar di Villa Nirwana Buton, Kota Baubau, Kamis (8/1/2026).

Dalam arahannya, Menag mengingatkan agar perbedaan mazhab, pandangan keagamaan, maupun praktik ritual tidak dijadikan alasan untuk saling menyalahkan apalagi memecah belah umat.

“Perbedaan mazhab, pandangan keagamaan, maupun ritual jangan sampai dijadikan alat untuk saling menyesatkan dan memecah belah. Sejarah membuktikan Indonesia tidak pernah runtuh karena perbedaan, tetapi bisa hancur jika umatnya diadu domba,” tegas Nasaruddin Umar.

READ  Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

Menag menjelaskan, secara teologis umat beragama saat ini dihadapkan pada realitas dunia yang semakin terbuka, dengan beragam pendekatan dan pemikiran keagamaan yang berkembang pesat. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut sikap bijaksana agar perbedaan tidak berubah menjadi sumber konflik.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara paling plural di dunia, dengan ribuan pulau, etnik, budaya, dan bahasa yang hidup berdampingan.

“Inilah wajah Indonesia yang sangat majemuk. Tidak mudah dikelola, tetapi justru menjadi kekuatan jika mampu dijaga persatuan dan kesatuannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menag menekankan bahwa komitmen keagamaan seharusnya berfungsi sebagai penyeimbang dan penstabil kehidupan berbangsa, bukan sebaliknya menjadi pemicu perpecahan.

READ  Indonesia–AS Sepakati Perjanjian Perdagangan Resiprokal, Tarif Turun dari 32 Persen Jadi 19 Persen

“Keamanan, kerukunan, dan stabilitas adalah fondasi utama. Tanpa itu, sebesar apa pun kekayaan bangsa tidak akan berarti,” kata Menag.

Rakerwil Kementerian Agama Sulawesi Tenggara Tahun 2026 ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara La Ode Tariala, Wali Kota Baubau Yusran Fahim, Kepala Kanwil Kemenag Sultra Mansur, Tenaga Ahli Menag Andi Salman Maggalatung, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Basnang Said, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Sidik Sisdiyanto, serta seluruh jajaran Kemenag provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Kegiatan Rakerwil ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman penyelenggaraan penerjemahan Al-Qur’an ke dalam Bahasa Buton serta peluncuran program Kota Wakaf, sebagai bagian dari penguatan layanan keagamaan berbasis kearifan lokal.

READ  IAIN Ponorogo Resmi Beralih Status Jadi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari, Menag Nasaruddin Umar: Bukan Hanya Akademik, Tapi Juga Dakwah

Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Mansur, menyampaikan bahwa Rakerwil dirancang untuk memperkuat kolaborasi lintas satuan kerja sekaligus mempercepat implementasi aksi strategis Kementerian Agama di daerah.

“Selain program ekoteologi yang telah diluncurkan Menteri Agama, kami juga mengikhtiarkan lahirnya program penerjemahan Al-Qur’an beraksara Wolio atau Buton sebagai warisan berharga bagi umat dan masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujar Mansur.

Melalui Rakerwil ini, Kementerian Agama Sulawesi Tenggara diharapkan semakin solid dalam menjaga kerukunan umat beragama sekaligus memperkuat peran agama sebagai perekat persatuan bangsa.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional