Menu

Mode Gelap

Nasional · 9 Sep 2025 14:39 WITA

Menaker Yassierli Tanggapi Isu PHK Massal di PT Gudang Garam Tbk


 Menaker Yassierli Tanggapi Isu PHK Massal di PT Gudang Garam Tbk Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli angkat bicara soal isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di PT Gudang Garam Tbk yang ramai diperbincangkan publik.

Menaker mengaku belum menerima informasi lanjutan terkait kabar tersebut.

“Terkait hal itu kan sudah dijawab sama mereka (pihak manajemen Gudang Garam). Masih belum, ya (menerima informasi lanjutan),” ujar Yassierli, dikutip dari Antara, Selasa (9/9).

Isu PHK massal mulai mencuat setelah beredarnya video viral di media sosial yang menampilkan momen perpisahan pekerja di salah satu pabrik Gudang Garam di Tuban, Jawa Timur. Video itu memicu spekulasi bahwa ribuan karyawan terkena dampak PHK, terlebih di tengah laporan penurunan laba bersih perusahaan pada semester I-2025 sebesar 87,3 persen menjadi Rp117,16 miliar.

READ  Model Lisa Mariana Tolak Hasil Tes DNA dengan Ridwan Kamil, Polri: Proses Sesuai Standar Ilmiah

Klarifikasi Manajemen dan Data Karyawan

Manajemen PT Gudang Garam Tbk sebelumnya menegaskan bahwa pabrik di Tuban masih beroperasi normal dengan jumlah karyawan sekitar 800–850 orang. Meski begitu, data laporan tahunan menunjukkan penurunan jumlah karyawan secara bertahap, dari 32.491 orang pada 2019 menjadi 30.308 orang pada 2024. Penurunan ini disebut berkaitan dengan restrukturisasi akibat kenaikan cukai rokok dan maraknya rokok ilegal.

FSP RTMM-SPSI: 308 Buruh Terdampak Efisiensi

Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI) membenarkan adanya kebijakan efisiensi di Gudang Garam. Ketua Umum FSP RTMM-SPSI, Sudarto, menyebut ada 308 buruh yang terdampak.

READ  Menko PM Muhaimin Ungkap Tiga Perintah Presiden Prabowo Terkait Ambruknya Ponpes Al Khoziny

“Info dari pengurus kami di Jatim, ada penurunan produksi SKM (sigaret kretek mesin). Itu mengakibatkan kebijakan efisiensi dengan menawarkan pensiun dini serta penghentian PKWT (perjanjian kerja waktu tertentu), total 308 orang,” jelas Sudarto, Senin (8/9).

Meski demikian, ia menegaskan ratusan karyawan yang terdampak itu bukan anggota serikat pekerja yang dipimpinnya.

Viral Video Perpisahan Pekerja

Isu PHK semakin ramai setelah video perpisahan pekerja Gudang Garam beredar luas di Instagram dan X. Rekaman tersebut memperlihatkan buruh bersalaman, berpelukan, hingga meneteskan air mata dengan raut wajah sedih. Meski belum ada konfirmasi resmi dari manajemen terkait isi video tersebut, para pekerja yang terlihat mengenakan seragam Gudang Garam diyakini merupakan bagian dari pabrik di Tuban.

READ  KPK Tetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid dan Dua Lainnya Sebagai Tersangka Kasus Suap Anggaran Rp177 Miliar
Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional