Menu

Mode Gelap

Nasional · 8 Okt 2025 20:46 WITA

Menkeu Purbaya Nilai Dua Wamen Cukup, Ambil Alih Tugas Eks Wamenkeu Anggito: ‘Irit Gaji’


 Menkeu Purbaya Nilai Dua Wamen Cukup, Ambil Alih Tugas Eks Wamenkeu Anggito: ‘Irit Gaji’ Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dirinya merasa cukup didampingi oleh dua wakil menteri dalam menjalankan roda Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Hal itu disampaikan Purbaya usai Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Anggito Abimanyu sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025–2030, menggantikan dirinya.

Dalam pernyataannya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Purbaya bahkan berkelakar bahwa cukupnya dua wakil menteri berarti pemerintah bisa “irit gaji”.

“Kelihatannya akan seperti ini (dua wamen) terus, dua wamen cukup. Irit gaji,” ujar Purbaya sembari tersenyum, Rabu (8/10/2025), dikutip dari Antara.

Tugas Eks Wamen Diambil Alih Langsung oleh Purbaya

Dengan pelantikan Anggito sebagai Ketua LPS, maka saat ini Menkeu Purbaya dibantu oleh dua wakil menteri, yaitu Thomas Djiwandono dan Suahasil Nazara. Jabatan Wamenkeu yang sebelumnya diisi oleh Anggito Abimanyu tidak akan segera diisi kembali.

READ  Menkeu Purbaya Ungkap Rp425 Triliun Uang Negara Mengendap di BI, Jadi Biang Sulitnya Lapangan Kerja

“Untuk sementara, saya pegang dua-duanya, pajak sama bea cukai,” ungkap Purbaya saat ditanya mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Anggito.

Purbaya menilai, mengelola dua bidang strategis tersebut secara langsung justru lebih praktis.

“Ada yang nanya saya soal pengganti Anggito, saya bilang: saya saja. Daripada pusing two-step, mendingan langsung saja,” imbuhnya.

Anggito Dilantik Jadi Ketua LPS

Di hari yang sama, Presiden Prabowo melantik Anggito Abimanyu sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS untuk masa jabatan 2025–2030. Anggito sebelumnya menjabat Wamenkeu dan telah lama berkecimpung di sektor keuangan, termasuk pernah menjabat sebagai Kepala BPKH serta Dirjen Haji dan Umrah Kemenag.

READ  Kemenkeu Resmi Masukkan Redenominasi Rupiah dalam Rencana Strategis 2025-2029

Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Rabu sore. Sementara serah terima jabatan (sertijab) antara Purbaya dan Anggito direncanakan dilakukan malam ini di kantor LPS.

“Kalau enggak salah, malam ini di LPS,” kata Purbaya.

Tugas Baru: LPS Kini Juga Jamin Asuransi

Usai pelantikan, Anggito menyampaikan bahwa sesuai mandat Presiden, tugas LPS kini meluas, tidak hanya sebagai penjamin simpanan perbankan, tetapi juga mencakup sektor asuransi. LPS akan mulai menempatkan dana di perusahaan asuransi yang memerlukan dukungan likuiditas, tentunya dengan pengawasan dan rekomendasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“LPS kan Lembaga Penjamin Simpanan ya. Mandat yang baru itu, di samping perbankan, juga untuk asuransi,” jelas Anggito.

READ  Airlangga Hartarto Targetkan Kontribusi Ekonomi Digital Indonesia Capai 19,6% terhadap PDB pada 2045

“Jadi kami akan melaksanakan penempatan dana (di asuransi) kalau memang oleh OJK dianggap atau jika ada asuransi yang masih kekurangan dana segar. Mandatnya memang diperluas sekarang dibandingkan sebelumnya,” lanjutnya.

Struktur Baru Dewan Komisioner LPS 2025–2030

Selain Anggito, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah anggota Dewan Komisioner LPS lainnya, yaitu:

Farid Azhar Nasution – Wakil Ketua LPS

Doddy Zulverdi – Anggota DK Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank

Ferdinan Dwikoraja Purba – Anggota DK Bidang Program Penjaminan Polis

Suminto – Ex-officio dari Kementerian Keuangan (Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko)

Aida Suwandi Budiman – Ex-officio dari Bank Indonesia

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional