Menu

Mode Gelap

Nasional · 2 Okt 2025 17:41 WITA

Menkeu Purbaya Saksikan Pemusnahan Rokok Ilegal & Tegaskan Penegakan Aturan Cukai


 Menkeu Purbaya Saksikan Pemusnahan Rokok Ilegal & Tegaskan Penegakan Aturan Cukai Perbesar

SOALINDONESIA–SURABAYA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hadir secara langsung dalam acara pemusnahan barang kena cukai ilegal yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui kantor wilayah Jawa Timur I dan II. Kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk menegaskan komitmen dalam penegakan aturan cukai di sektor tembakau.

Kehadiran Menkeu Purbaya bukan hanya sebagai saksi, tetapi juga sebagai penegas bahwa pasar produk ilegal yang tidak mematuhi kewajiban cukai merugikan para pelaku usaha yang patuh bayar pajak dan cukai.

“Ini kan ada yang bayar pajak, ada yang nggak bayar cukai. Kalau yang bayar pajak diadu dengan yang nggak bayar cukai ya mereka rugi dong,” ujar Purbaya saat ditemui di lokasi pemusnahan.

READ  Nikita Mirzani Jalani Sidang Lanjutan, Agenda Hari Ini Masih Dengar Keterangan Saksi

Cukai Tak Naik, Tapi Pemerintah Jamin Penerimaan Naik Lewat Penertiban

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa kebijakan pemerintahan saat ini tidak menaikkan tarif cukai, melainkan menitikberatkan pada penertiban terhadap peredaran barang ilegal agar penerimaan negara tetap meningkat.

“Jadi, kan pertama saya cukai nggak naik. Tapi saya jamin ke mereka supaya income pemerintah naik. Saya akan jaga pasar di sini jangan dikontaminasi dengan barang-barang selundupan,” tegasnya.

Dengan struktur cukai yang stabil, fokus pemerintah diarahkan pada memasukkan barang ilegal ke jalur formal agar persaingan pasar lebih adil.

Hasil Penindakan: Jutaan Rokok Ilegal Dimusnahkan

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I, Untung Basuki, melaporkan bahwa sepanjang periode Januari hingga September 2025, 1.519 Surat Bukti Penindakan (SBP) telah diterbitkan. Barang kena cukai ilegal yang berhasil diamankan mencapai sekitar 235,4 juta batang rokok.

READ  Presiden Prabowo Subianto Tiba di Republik Korea Hadiri KTT APEC 2025 di Gyeongju

Potensi kerugian negara yang diestimasi dari rokok ilegal tersebut mencapai ± Rp 210 miliar, yaitu penerimaan cukai yang seharusnya diterima bila produk tersebut legal dan membayar cukai sesuai regulasi.

Strategi Jangka Menengah: Kawasan Produksi Tembakau yang Terkendali

Selain penindakan langsung, Menkeu Purbaya juga memaparkan langkah strategis pemerintah untuk memberdayakan dan membina industri hasil tembakau agar tidak hanya berfokus pada tindakan represif.

Pemerintah berencana mengembangkan kawasan industri tembakau terorganisir di wilayah yang diketahui menjadi basis produksi ilegal. Dengan demikian, produksi bisa dipindahkan ke jalur formal, yang dapat diawasi dan dikenai cukai secara benar.

READ  Mentan Amran Heran Harga Minyak Goreng Naik Padahal RI Produsen Sawit Terbesar Dunia

“Kami sedang merencanakan kawasan industri HT yang lebih intensif di daerah-daerah yang kita curigai jadi pusat produksi ilegal,” ungkap Purbaya. “Pembinaan itu nanti dilakukan langsung di sana.”

Signifikansi dan Harapan ke Depan

Pemusanahaan rokok ilegal ini menjadi simbol komitmen pemerintah untuk memerangi praktik-praktik merugikan negara dan menjaga ekosistem pasar yang adil. Ke depan, diharapkan:

Pasar rokok ilegal makin menyusut

Penerimaan cukai meningkat

Pelaku usaha formal merasa mendapat perlindungan

Kawasan produksi tembakau yang legal makin berkembang

Dengan mekanisme pengawasan dan penindakan yang lebih tegas, pemerintah menegaskan bahwa roda ekonomi formal dan keadilan pasar di sektor tembakau akan terus dijaga.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional