Menu

Mode Gelap

Nasional · 7 Okt 2025 16:13 WITA

Menkeu Purbaya Terima APPSI, Bahas Penguatan Sinergi Fiskal melalui TKD dan DBH


 Menkeu Purbaya Terima APPSI, Bahas Penguatan Sinergi Fiskal melalui TKD dan DBH Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerima audiensi dari Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dalam pertemuan terbatas yang berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/10). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan sinergi fiskal antara pusat dan daerah, khususnya melalui mekanisme Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Meski belum mengungkap detail agenda resmi pertemuan, Menkeu Purbaya mengonfirmasi bahwa pembahasan utama akan mencakup TKD dan DBH, dua instrumen vital dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.

“Sekarang saya belum tahu. Mereka (APPSI) ingin ketemu, ya sudah saya temui,” ujar Purbaya kepada awak media, dikutip dari Antara, Selasa (7/10/2025).

Ketika ditanya lebih lanjut apakah pembahasan akan menyentuh isu TKD, Menkeu menjawab singkat, “Saya yakin pasti itu (bahas terkait TKD).”

Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa DBH kemungkinan besar menjadi perhatian para kepala daerah dalam pertemuan tersebut.

READ  Polri, Bea Cukai, dan Ditjen Pajak Bongkar Dugaan Pelanggaran Ekspor CPO di Tanjung Priok, 87 Kontainer Disita

“Mereka akan minta itu pasti,” tuturnya.

Siap Tampung Aspirasi Daerah

Menanggapi kemungkinan adanya aspirasi, masukan, hingga kritik dari para gubernur, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terbuka terhadap dialog konstruktif. Namun, setiap kebijakan akan tetap disesuaikan dengan kondisi keuangan nasional dan daerah untuk menjaga keseimbangan fiskal yang sehat dan berkelanjutan.

“(APPSI) mau protes? Bisa saja. Kita lihat keuangan daerah kita seperti apa, keuangan pemerintah seperti apa, kita atur sesuai kondisi keuangan,” tegasnya.

18 Gubernur Hadir, Termasuk Bobby Nasution

Audiensi terbatas ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia. Salah satu yang menonjol adalah kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Berikut daftar lengkap gubernur yang hadir:

1. Aceh

2. Sumatera Utara

3. Sumatera Barat

4. Jambi

5. Bengkulu

READ  Menag Nasaruddin Umar: Guru Profesi Mulia, Bukan untuk Cari Uang

6. Lampung

7. Kepulauan Riau

8. Kep. Bangka Belitung

9. Banten

10. DI Yogyakarta

11. Jawa Tengah

12. Kalimantan Timur

13. Kalimantan Utara

14. NTB

15. Sulawesi Selatan

16. Sulawesi Tengah

17. Maluku Utara

18. Papua Pegunungan

Kehadiran para gubernur ini mencerminkan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan fiskal yang adil dan inklusif.

Fokus Pemerintah: Efisiensi dan Pelayanan Publik

Sebelumnya, Menkeu Purbaya juga melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (6/10), guna memastikan pelayanan kepabeanan berjalan optimal. Dalam unggahan di akun media sosial resminya, ia menyoroti pentingnya registrasi IMEI bagi penumpang luar negeri dan efisiensi layanan publik di titik-titik strategis.

“Menkeu berharap Bea Cukai dapat terus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dan memperkuat peran strategisnya dalam mendukung kelancaran arus barang dan daya saing ekonomi nasional,” tulisnya.

READ  Menag: Cegah Intoleransi Butuh Lebih dari Sekadar Undang-Undang

Sidak ke Bank Mandiri: Pastikan Penyaluran Dana Stimulus Efektif

Masih di hari yang sama, Menkeu juga melakukan inspeksi mendadak ke Bank Mandiri di kawasan Mandiri Club, Jakarta Selatan. Ia ingin memastikan efektivitas penyaluran dana stimulus pemerintah ke sektor riil.

“Biasa kita kasih semacam sidak dadakan. Mereka nggak tahu tadi pagi saya datang. Tapi diskusinya menarik,” kata Purbaya dalam video yang diunggah di akun TikTok pribadinya, @purbayayudhis.

Menurutnya, Bank Mandiri menunjukkan kesiapan yang baik dalam menyalurkan program pemerintah jika dibandingkan dengan beberapa bank lain.

Kesimpulan

Pertemuan antara Menkeu Purbaya dan APPSI menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat serius membangun komunikasi dua arah dengan pemerintah daerah. Dengan fokus pada penguatan TKD dan DBH, diharapkan sinergi fiskal antara pusat dan daerah dapat semakin solid, adil, dan mendukung percepatan pembangunan nasional.

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional