Menu

Mode Gelap

Nasional · 17 Sep 2025 13:32 WITA

Menko Airlangga Intens Temui Presiden Prabowo, Bahas Paket Ekonomi 2025 hingga EBT


 Menko Airlangga Intens Temui Presiden Prabowo, Bahas Paket Ekonomi 2025 hingga EBT Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tercatat beberapa kali menghadap Presiden Prabowo Subianto dalam sepekan terakhir. Intensitas pertemuan ini dinilai menandakan fokus serius pemerintah terhadap sektor ekonomi di tengah dinamika global dan kebutuhan akselerasi nasional.

Menko Airlangga tidak datang sendirian. Sejumlah menteri bidang ekonomi dalam Kabinet Merah Putih juga dipanggil ke Istana, antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ATR Nusron Wahid, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, hingga Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Paket Ekonomi 2025

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, pemanggilan Menko Airlangga merupakan hal yang lazim dilakukan untuk membahas perkembangan ekonomi nasional.

READ  Dr. H. Bunyamin M. Yapid Jadi Khatib di Tenda 111 Jemaah Haji Khusus PT Annur Maarif

“Sebenarnya biasa saja dari dulu Menko (Perekonomian) dipanggil atau Ratas ke Istana. Namun fokus saat ini tentu Akselerasi Program Ekonomi 8+4+5 akhir tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan investasi dan menciptakan lapangan kerja,” kata Haryo, Rabu (17/9/2025).

Dalam catatan, Menko Airlangga pertama kali dipanggil ke Istana pada 9 September 2025, sehari setelah reshuffle kabinet yang menetapkan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.

Puncaknya, pada 15 September 2025, Airlangga bersama Menkeu Purbaya mengumumkan Program Paket Ekonomi 2025 usai bertemu Presiden. Total ada 17 program ekonomi: 8 program akselerasi untuk 2025, 4 program yang dilanjutkan pada 2026, dan 5 program untuk penyerapan tenaga kerja.

READ  Hindari Macet, Pengusaha di Jakarta Sewa Helikopter Rp 30 Juta per Jam

“Rapat dengan Pak Presiden tadi membahas terkait kebijakan yang akan diambil, yang kita beri nama Program Paket Ekonomi 2025. Terdiri dari 8 program akselerasi di 2025, 4 program di 2026, dan 5 program andalan pemerintah untuk tenaga kerja,” jelas Airlangga di Istana, Senin (15/9/2025).

Fokus EBT dan Investasi

Sehari setelah pengumuman paket ekonomi, Airlangga kembali mendatangi Istana pada 16 September 2025. Kali ini, topik yang dibahas bersama Presiden adalah energi baru terbarukan (EBT) dan investasi hijau.

“Ini kaitan dengan energi baru terbarukan,” ujar Airlangga singkat. Pertemuan tersebut juga dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

READ  Gubernur Papua Pegunungan Jhon Tabo Salurkan Bantuan Kasur dan Selimut untuk Pengungsi Konflik Wouma

Instruksi Presiden

Hasil rangkaian rapat terbatas itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan agar para menteri sektor ekonomi mempercepat program prioritas pemerintah dan memangkas hambatan birokrasi. Paket kebijakan ekonomi diharapkan mampu menjaga pertumbuhan, menarik investasi, sekaligus memperluas lapangan kerja.

Sebelumnya, Presiden Prabowo merevisi target pertumbuhan ekonomi 2025 menjadi 5,3 persen, sejalan dengan proyeksi stabilitas global dan kebutuhan akselerasi reformasi struktural.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional