Menu

Mode Gelap

Nasional · 2 Des 2025 23:38 WITA

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Dukung Seruan “Taubatan Nasuha” Cak Imin Usai Banjir Besar di Sumatera


 Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Dukung Seruan “Taubatan Nasuha” Cak Imin Usai Banjir Besar di Sumatera Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menanggapi pernyataan Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang menyerukan perlunya “taubatan nasuha” menyusul rentetan banjir bandang dan longsor besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.

Cak Imin diketahui telah mengirim surat resmi kepada tiga menteri terkait untuk melakukan evaluasi total kebijakan lingkungan: Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

Namun Hanif mengaku belum menerima surat tersebut. Meski begitu, ia menegaskan sepenuhnya mendukung arahan Menko.

“Oh belum dapat (suratnya). Saya dapat juga videonya, untuk taubatan nasuha ya? Kita setuju deh. Kita harus taubatan nasuha. Saya dukung penuh arahan dari Pak Menko, tentu dengan melakukan langkah-langkah perbaikan tata lingkungan. Kita menyadari belum sempurna, iya,” ujar Hanif usai pemaparan hasil COP30 UNFCCC Brasil di Hotel Kempinski Indonesia, Jakarta, Selasa (2/12).

READ  Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus 19 Kali dalam Enam Jam, Status Tetap Level IV (Awas

Hanif mengatakan, seruan tersebut sejalan dengan upaya yang saat ini sedang dijalankan pemerintah untuk memperbaiki tata kelola lingkungan di pusat maupun daerah. Ia menyebut arahan tersebut bukan kritik semata, tetapi dorongan untuk memperbaiki diri dan memperkuat mitigasi bencana.

“Semua upaya yang telah kita lakukan akan terus kita tingkatkan. Ya saya setuju, enggak masalah, itu tentu akan mendorong kita untuk memperbaiki diri,” tegasnya.

“Oh kita setuju dengan Cak Imin. Kan Menko kami. Semua Menko itu atasan kami. Saya setuju semua,” lanjutnya.

Cak Imin: Evaluasi Total Kebijakan Lingkungan Harus Dilakukan

READ  Korban Banjir Bandang Nagekeo Bertambah Jadi Enam, Ermelinda Co’o Meninggal di RSUD Aeremo

Cak Imin sebelumnya menyampaikan kekhawatirannya melihat dampak besar bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Dalam pernyataannya di Bandung, ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh, baik dari sisi kebijakan, pengawasan, hingga implementasi teknis di lapangan.

“Hari ini saya mengirim surat ke Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup untuk bersama-sama evaluasi total. Evaluasi kebijakan, policy, dan langkah kita sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah. Bahasa NU-nya taubatan nasuha,” ujarnya.

Menurutnya, istilah “taubatan nasuha” yang ia gunakan merujuk pada upaya sungguh-sungguh untuk memperbaiki kebijakan lingkungan demi mencegah bencana serupa di masa depan.

“Kiamat bukan sudah dekat, kiamat sudah terjadi akibat kelalaian kita sendiri. Semoga yang sedang mengalami musibah segera mendapatkan bantuan dan kesabaran menyertai kita semua,” tambahnya.

READ  Kontroversi Bupati Aceh Selatan Umrah di Tengah Banjir, Gubernur Aceh Tegaskan Tak Pernah Beri Izin

Bencana Sumatera: Dampak Berat dan Kerusakan Meluas

Seruan evaluasi total ini muncul setelah banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir. Berbagai gambar dampak bencana menunjukkan skala kerusakan yang besar:

Jembatan Kuta Blang di Bireuen, Aceh, putus total akibat banjir.

Tumpukan kayu gelondongan memenuhi aliran sungai di Nagari Muaro Pingai, Kabupaten Solok, Sumbar.

Ratusan rumah di Sibolga, Sumut, terendam banjir hingga menyisakan genangan dan lumpur tebal.

Pasukan TNI, termasuk dari Kodim 0111/Bireuen, diturunkan membantu evakuasi warga dan distribusi bantuan darurat.

Hingga kini, pemerintah pusat, daerah, serta TNI-Polri terus melakukan penanganan darurat, termasuk distribusi logistik, pencarian korban, serta pembukaan akses jalan yang terputus.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional