Soalindonesia–GORONGTALO-UTARA – Pembangunan Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kilovolt yang menghubungkan Desa Ilangata dengan Pulau Dudepo, Kabupaten Gorontalo Utara, terus menunjukkan kemajuan. Proyek ini diharapkan mampu memperluas akses listrik bagi masyarakat kepulauan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di wilayah tersebut.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, mengatakan pembangunan kabel listrik bawah laut merupakan bagian dari komitmen PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi hingga ke wilayah kepulauan dan daerah terluar.
“Hingga saat ini progres fisik pembangunan mencapai 65,68 persen. Pekerjaan saat ini memasuki tahap penggelaran kabel bawah laut dari titik pendaratan di Desa Ilangata menuju Pulau Dudepo. Secara keseluruhan proyek masih berjalan sesuai rencana dan kami optimistis dapat diselesaikan sesuai target,” ujar Usman di Pulau Dudepo, Kamis (9/7).
Menurut Usman, kabel bawah laut sepanjang sekitar 1,95 kilometer tersebut akan menyalurkan pasokan listrik dari Sistem SulutGo menuju Pulau Dudepo. Infrastruktur itu ditargetkan mampu melayani sekitar 390 kepala keluarga atau sekitar 1.400 jiwa yang selama ini menghadapi keterbatasan akses listrik.
Ia menjelaskan, proses pemasangan kabel bawah laut memiliki tantangan teknis yang cukup tinggi karena dipengaruhi kondisi pasang surut air laut, arah angin, serta cuaca di lokasi pekerjaan. Oleh karena itu, seluruh tahapan proyek, mulai dari perizinan, pengadaan material, mobilisasi peralatan hingga penyiapan personel, dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja.
Sementara itu, Idah Syahidah Rusli Habibie menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PLN dan para penyelam yang terlibat dalam pembangunan proyek tersebut.
Menurutnya, pembangunan kabel listrik bawah laut menuju Pulau Dudepo merupakan yang pertama di Pulau Sulawesi dan menjadi langkah penting dalam pemerataan layanan kelistrikan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran PLN dan para penyelam yang bekerja di lapangan. Semoga seluruh proses berjalan lancar, para pekerja selalu diberikan kesehatan dan keselamatan, sehingga proyek ini dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat Pulau Dudepo,” katanya.
Idah menambahkan, pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Provinsi Gorontalo, PT PLN (Persero), Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, serta berbagai pihak yang berkomitmen menghadirkan layanan listrik yang andal bagi masyarakat di daerah terpencil.
Dengan terealisasinya proyek SKLTM ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat Pulau Dudepo akan meningkat melalui tersedianya pasokan listrik yang lebih stabil. Kehadiran listrik juga diproyeksikan mampu mendorong aktivitas ekonomi, mendukung proses belajar mengajar, memperkuat layanan kesehatan, serta membuka peluang investasi dan pengembangan sektor usaha di wilayah kepulauan Gorontalo Utara.











