Menu

Mode Gelap

Nasional · 30 Nov 2025 22:18 WITA

Pemerintah Kerahkan 28 Helikopter untuk Bantu Penanganan Bencana di Sumatera


 Pemerintah Kerahkan 28 Helikopter untuk Bantu Penanganan Bencana di Sumatera Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Pemerintah terus meningkatkan upaya penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumatera. Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan bahwa hingga Minggu (30/11/2025), total 28 helikopter telah dikerahkan ke Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

“Sampai hari ini, 30 November 2025, pemerintah telah mengirimkan total 28 helikopter ke lokasi bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara,” ujar Teddy melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.

Gabungan TNI, Polri, BNPB, dan Basarnas

Teddy menyebut helikopter tersebut merupakan gabungan dari berbagai instansi. Armada udara itu digunakan untuk mendistribusikan bantuan logistik serta mengevakuasi korban di wilayah yang sulit dijangkau.

READ  Presiden Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Australia, Bertolak Kembali ke Tanah Air dari Sydney

“28 helikopter gabungan ini berasal dari TNI Angkatan Udara, Darat dan Laut, kepolisian, BNPB, dan Basarnas yang dikerahkan pemerintah untuk melakukan distribusi bantuan dan juga evakuasi korban bencana,” jelasnya.

Dari total tersebut, 11 helikopter TNI dan Basarnas dikirim langsung dari Jakarta menuju daerah terdampak. Selain itu, dua helikopter tambahan diterbangkan ke Aceh pada Minggu (30/11).

Modifikasi Cuaca Berhasil Kurangi Curah Hujan

Teddy mengungkapkan bahwa pemerintah juga melakukan operasi modifikasi cuaca selama tiga hari terakhir. Hasilnya dinilai efektif dalam menurunkan curah hujan di tiga provinsi terdampak.

READ  Seskab Teddy Indra Wijaya Hadiri “Belajaraya Jakarta 2026”, Serukan Kolaborasi Pendidikan di Hardiknas

“Modifikasi cuaca ini berhasil mengurangi curah hujan di seluruh provinsi terdampak, sehingga evakuasi dan pengiriman bantuan logistik dari udara dapat dilakukan dengan cepat,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa pemerintah akan menangani seluruh proses penanganan bencana secara terpadu, mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, hingga pemulihan akses transportasi dan komunikasi.

“Pemerintah memastikan seluruh upaya penanganan berjalan dengan baik dan cepat—mulai dari evakuasi, pengiriman bantuan logistik, hingga pemulihan akses,” tegas Teddy.

Korban Meninggal Capai 316 Orang

Sementara itu, jumlah korban tewas akibat bencana di tiga provinsi di Sumatera terus bertambah. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, dalam keterangannya di Tapanuli Utara menyebutkan, hingga Minggu (30/11) pagi total 316 orang dinyatakan meninggal dunia.

READ  Airlangga Hartarto: Target Pertumbuhan Ekonomi 6–7 Persen, Danantara Diharapkan Jadi Motor Investasi Nasional

Adapun rinciannya sebagai berikut:

Aceh: 54 orang tewas, 55 orang hilang

Sumatera Barat: 90 orang tewas, 87 orang hilang

Sumatera Utara: 172 orang tewas, 147 orang hilang

Upaya pencarian dan evakuasi korban hilang masih terus dilakukan, sementara pemerintah pusat dan daerah diminta memperkuat koordinasi untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu ke seluruh wilayah terdampak.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional