Menu

Mode Gelap

Nasional · 25 Okt 2025 01:53 WITA

Pemerintah Tetapkan 7 Wilayah Strategis untuk Pembangunan PSEL: Dari Bogor hingga Bali Jadi Prioritas Nasional


 Pemerintah Tetapkan 7 Wilayah Strategis untuk Pembangunan PSEL: Dari Bogor hingga Bali Jadi Prioritas Nasional Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Pemerintah secara resmi menetapkan tujuh wilayah strategis sebagai lokasi pembangunan Fasilitas Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Langkah ini menandai komitmen kuat pemerintah dalam mendorong transisi energi hijau nasional sekaligus menjawab persoalan klasik pengelolaan sampah di perkotaan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, penetapan lokasi ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan sampah kini tidak lagi sekadar urusan kebersihan, tetapi juga solusi energi dan ekonomi berkelanjutan.

“Hari ini kita buktikan, dari tumpukan sampah bisa jadi listrik, bisa buka lapangan kerja, dan bisa menumbuhkan ekonomi daerah,” ujar Menko Pangan Zulkifli Hasan saat Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) PSEL di Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Dari Sampah Jadi Listrik, Ekonomi Jadi Hijau

Program PSEL ini menjadi bagian integral dari agenda besar pemerintah menuju transisi energi hijau. Melalui inisiatif ini, pemerintah ingin menghadirkan solusi ramah lingkungan yang tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memperkuat kemandirian energi nasional.

READ  Menkeu Purbaya Perketat Aturan Restitusi Pajak, Berlaku Mulai Mei 2026

Zulhas menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, didukung oleh investor swasta serta partisipasi aktif masyarakat.

“Sampah jadi listrik, ekonomi jadi hijau. Dari sampah kita hasilkan energi, dari energi tumbuh kesejahteraan,” tutup Zulhas, meluncurkan tagline resmi program PSEL.

7 Wilayah Prioritas PSEL Nasional

Pemerintah menetapkan tujuh wilayah dengan volume sampah tertinggi dan potensi energi terbesar sebagai lokasi prioritas pembangunan PSEL tahap pertama.

Berikut daftar lengkapnya:

1. Provinsi Bali

2. Provinsi DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta)

3. Bogor Raya

4. Tangerang Raya

READ  Kuota Pupuk Subsidi Melimpah, Zulhas: Petani Silakan Ajukan Tambahan, Tapi Jangan Ada Makelar

5. Kota Semarang

6. Bekasi Raya

7. Medan Raya

Kehadiran fasilitas PSEL di daerah-daerah tersebut diharapkan menjadi model nasional pengelolaan sampah terintegrasi, yang mampu menekan timbunan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus menghasilkan energi listrik ramah lingkungan.

Listrik yang dihasilkan nantinya akan disalurkan langsung ke jaringan PT PLN (Persero), sejalan dengan strategi pemerintah memperluas bauran energi baru terbarukan (EBT).

Dukungan Kuat dari Pemerintah Daerah dan BUMN

Rakortas PSEL turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi dan kepala daerah, menandakan keseriusan pemerintah dalam mempercepat realisasi proyek ini. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain:

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisal Nurofiq

Kepala Kantor Staf Presiden Muhammad Qodari

Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Diana Kusumastuti

READ  Wacana Peleburan Kementerian BUMN ke Danantara, Pengamat Ingatkan Risiko Hilangnya Fungsi Publik

Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Rosan Roeslani

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo

Selain itu, beberapa kepala daerah seperti Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Bupati Bogor Rudy Susmanto, dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim juga turut hadir dan menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi proyek tersebut.

Dorong Ekonomi Daerah dan Lapangan Kerja Baru

Program PSEL tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di tingkat daerah. Pemerintah memperkirakan ribuan lapangan kerja akan tercipta melalui pembangunan dan operasional fasilitas pengolahan sampah listrik tersebut.

Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap lingkungan bersih, energi tumbuh, dan ekonomi daerah berputar dapat berjalan beriringan.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional