Menu

Mode Gelap

Nasional · 7 Nov 2025 22:41 WITA

Prabowo Minta Penanganan Korban Ledakan SMAN 72 Jadi Prioritas, Mensesneg: Presiden Sangat Prihatin


 Prabowo Minta Penanganan Korban Ledakan SMAN 72 Jadi Prioritas, Mensesneg: Presiden Sangat Prihatin Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan reaksi Presiden Prabowo Subianto atas peristiwa ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025). Menurutnya, Presiden langsung memerintahkan agar penanganan korban menjadi perhatian utama pemerintah.

“Bapak Presiden sangat prihatin dengan kejadian ini. Beliau menekankan agar seluruh pihak fokus pada penanganan korban terlebih dahulu. Itu prioritas yang disampaikan secara tegas,” ujar Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta.

Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo juga menilai insiden tersebut harus menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar, termasuk di lingkungan sekolah.

“Presiden berpesan agar kita semua lebih peka dan peduli terhadap lingkungan. Bila ada hal-hal yang mencurigakan, segera dilaporkan. Ini untuk mencegah hal serupa terulang kembali,” tutur Prasetyo.

READ  Prabowo Pastikan Bonus Atlet Asian Games 2026 Naik, Emas SEA Games Rp1 Miliar Jadi Patokan

Menurutnya, Prabowo menilai keamanan lingkungan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama. “Kewaspadaan itu penting. Mari saling menjaga, baik di rumah, sekolah, maupun tempat umum lainnya,” tambahnya.

Polri Sudah Kantongi Identitas Terduga Pelaku

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pihak kepolisian telah berhasil mengidentifikasi terduga pelaku ledakan di SMAN 72. Namun, penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif dan latar belakang aksi tersebut.

“Identitas terduga pelaku sudah kami dapatkan. Tim masih mendalami informasi terkait asal-usul, lingkungan, dan aktivitasnya,” ungkap Listyo di Kompleks Istana Negara, Jumat siang.

READ  Presiden Prabowo Terima Marc Marquez di Istana, Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Sport Tourism

Ia menjelaskan, penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Densus 88 Antiteror. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa dua orang korban kini menjalani perawatan intensif, di mana salah satunya diduga sebagai pelaku.

“Salah satu korban yang sedang menjalani operasi di rumah sakit merupakan terduga pelaku. Kami masih menunggu hasil observasi medis sebelum pemeriksaan lanjutan,” jelas Kapolri.

Motif Masih Diselidiki

Terkait dugaan bahwa aksi tersebut dipicu oleh perundungan (bullying), Kapolri menyebut hal itu belum dapat disimpulkan. Saat ini, berbagai informasi masih dikumpulkan agar hasil penyelidikan dapat dipaparkan secara utuh.

READ  Tenaga Ahli Menag RI Dr H Bunyamin M Yapid Hadiri Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 1447 H

“Kami terus mengumpulkan data dan keterangan dari berbagai sumber. Motifnya masih dalam proses pendalaman agar tidak ada spekulasi,” ujar Listyo.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.

Pemerintah Pastikan Penanganan Cepat dan Transparan

Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah akan berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah guna memastikan semua korban mendapatkan penanganan terbaik.

“Presiden memerintahkan agar semua korban dibantu secepatnya. Pemerintah juga akan memastikan penyelidikan dilakukan secara transparan agar publik mendapatkan kejelasan,” tutup Prasetyo.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Tampil Lebih Elegan, PT Annur Maarif Gandeng Desainer Nasional Lina Sukijo Rancang Batik Eksklusif Jamaah Umrah

16 Juli 2026 - 18:14 WITA

John Tabo dan Willem Wandik, Dua Pemimpin yang Dicintai Rakyat: Menyatukan Papua Pegunungan Lewat Iman, Kasih, dan Persaudaraan

15 Juli 2026 - 19:13 WITA

Kuasa Hukum 69 Korban Sampaikan Surat Pengaduan ke Surya Paloh, Soroti Dugaan Kasus yang Libatkan Putri Dakka

14 Juli 2026 - 11:24 WITA

Willem Wandik Tegaskan Misi Besar Selamatkan Generasi Muda Tolikara: “Tidak Ada Tempat bagi Judi, Narkoba, dan Miras”

13 Juli 2026 - 21:24 WITA

Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, SE, MM: Ketekunan dan Keinginan yang Kuat Mampu Mengubah Hidup Menjadi Lebih Bermakna

11 Juli 2026 - 12:14 WITA

Kementerian ESDM: Biodiesel B50 Penuhi Standar Teknis, Siap Diterapkan Secara Nasional

11 Juli 2026 - 06:20 WITA

Trending di Nasional