Menu

Mode Gelap

Nasional · 10 Agu 2025 23:12 WITA

Prabowo Tegaskan Indonesia Pertahankan Setiap Jengkal Tanah Air


 Prabowo Tegaskan Indonesia Pertahankan Setiap Jengkal Tanah Air Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekad Indonesia untuk mempertahankan setiap jengkal wilayah dari ancaman apa pun, meski dunia tengah diliputi ketidakpastian. Dalam amanatnya pada Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Komando Pasukan Khusus (Pusdiklat Kopassus), Batujajar, Minggu (10/8/2025), Prabowo menekankan bahwa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai, namun siap menghadapi segala bentuk gangguan.

“Bangsa Indonesia tidak suka perang. Bangsa Indonesia ingin damai, tapi bangsa Indonesia telah mengalami pengalaman pahit. Setiap kali kita mau bangkit, kita diganggu. Setiap kali kita mau menyejahterakan rakyat kita, kita diganggu,” ujar Prabowo.

READ  Mentan Ungkap 250 Ton Beras Impor Ilegal Masuk Lewat Pelabuhan Sabang: “Sudah Direncanakan Sejak Awal”

Kepala Negara mengingatkan bahwa sejarah telah mencatat berulang kali kekayaan Indonesia menjadi sasaran perampokan dan upaya adu domba. Oleh karena itu, penguatan pertahanan menjadi prioritas utama. “Kita harus mempertahankan wilayah kita, kedaulatan kita, dan kekayaan kita,” tegasnya.

Prabowo menyoroti kondisi global yang penuh gejolak, mulai dari perang di Eropa hingga konflik di Timur Tengah. Menurutnya, situasi tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia untuk tidak berpihak pada blok mana pun, namun tetap membangun pertahanan yang sangat kuat.

Ia juga menekankan konsep pertahanan rakyat semesta, di mana seluruh warga negara siap membela tanah air. “Kalau kita mempertahankan bangsa kita, tiap kampung, tiap dukuh, tiap lembah, tiap bukit, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan. Daripada dijajah kembali, lebih baik kita mati,” ucap Prabowo tegas.

READ  Menko PMK Instruksikan Evaluasi Menyeluruh Keamanan Bangunan Pendidikan Usai Tragedi Ponpes Al Khoziny

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengapresiasi para tokoh nasional yang hadir mengenakan seragam sebagai simbol komitmen pada pertahanan negara. “Banyak negara mungkin merasa lebih kuat dari kita, tapi semangat kita sudah kita buktikan, dan kita akan terus buktikan bahwa kita bangsa pejuang yang tidak pernah mengenal menyerah,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional