Menu

Mode Gelap

Nasional · 1 Des 2025 22:19 WITA

Presiden Prabowo Terima Keluhan Warga Soal Lahan Jagung Hancur Akibat Banjir di Kutacane: “Mohon Dibendung, Pak”


 Presiden Prabowo Terima Keluhan Warga Soal Lahan Jagung Hancur Akibat Banjir di Kutacane: “Mohon Dibendung, Pak” Perbesar

SOALINDONESIA–ACEH Presiden Prabowo Subianto menerima langsung keluhan masyarakat terdampak banjir saat meninjau posko pengungsian di Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (1/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, seorang warga menyampaikan kondisi lahan jagung milik masyarakat yang habis tersapu banjir dan longsor pada November lalu.

Warga tersebut mengadu bahwa bencana banjir yang datang setiap tahun selalu merusak lahan pertanian mereka. Ia pun meminta pemerintah membangun bendungan sebagai solusi jangka panjang agar warga dapat kembali berpenghasilan.

“Mohon dibendung, Pak. Jagung kami semua sudah habis. Kami enggak tahu ke depannya. Kami sudah hancur, Pak. Pertanian jagung kami enggak berhasil,” kata warga tersebut di hadapan Presiden Prabowo.

READ  Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional: Santri Bukan Hanya Penjaga Moral, Tapi Pelopor Kemajuan

Ia menambahkan, penanganan sementara sudah kerap dilakukan pemerintah daerah setiap kali terjadi banjir, namun warga tetap berharap adanya pembangunan bendungan untuk menahan luapan air.

“Kami setiap tahun banjir. Mohon dibendung, Pak. Terima kasih Pak Bupati sudah turunkan alat berat setiap banjir, itu saja permohonan kami,” ujarnya.

Prabowo: Pemerintah Akan Hadir dan Bantu Petani

Menanggapi keluhan tersebut, Presiden Prabowo memastikan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan memberikan perhatian serius terhadap kerusakan lahan pertanian warga. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mencari solusi terbaik, termasuk pemulihan lahan dan infrastruktur pendukung.

READ  Titiek Soeharto dan Didit Prabowo Tinjau Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya, Pastikan Bantuan Mengalir

“Nanti kita perhatikan, kita bantu. Percayalah, kita akan berbuat yang terbaik untuk rakyat,” ujar Prabowo menenangkan warga.

Kepala Negara juga telah menerima laporan rinci mengenai dampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tenggara, termasuk kerusakan fasilitas umum serta akses transportasi yang terganggu.

Pemerintah Pusat Siap Perbaiki Infrastruktur

Bupati Aceh Tenggara, Muhammad Salim Fakhry, turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan segera meninjau kebutuhan perbaikan infrastruktur di wilayah terdampak, termasuk potensi pembangunan bendungan yang diminta masyarakat.

READ  Prabowo Gelar Ratas di Hambalang: Perintahkan Percepatan Pemulihan Akses, Logistik, dan Listrik di Sumatra

“Karena Bapak Presiden ke Sumbar, nanti ada tim. Yakin enggak sama Bupati? Masa presiden sudah hadir di sini, pernah enggak presiden datang ke Kutacane?” kata Salim di hadapan warga.

Seruan itu langsung dijawab kompak oleh warga: “Yakin!”

Dalam suasana penuh harapan, warga kemudian meneriakkan, “Hidup Pak Prabowo!”, menutup dialog dengan Presiden.

Kunjungan ini merupakan rangkaian peninjauan langsung Presiden Prabowo ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Pemerintah memastikan seluruh keluhan warga akan diinventarisir sebagai dasar pemulihan jangka pendek maupun jangka panjang.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional