Menu

Mode Gelap

Nasional · 28 Apr 2026 06:59 WITA

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL, Korban Tewas Bertambah Jadi 5 Orang


 Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL, Korban Tewas Bertambah Jadi 5 Orang Perbesar

soalindonesia.com,Bekasi – Insiden kecelakaan hebat yang melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek, KRL Commuter Line, dan sebuah unit taksi di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, menyisakan duka mendalam. Hingga Selasa (28/4) dini hari, dilaporkan jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi lima orang.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengonfirmasi perkembangan terbaru mengenai evakuasi korban di lokasi kejadian. Selain korban jiwa, petugas masih berupaya keras menyelamatkan penumpang yang terjebak.

“Update korban saat ini yang meninggal dunia ada 5 orang. Kemudian yang masih terperangkap sekitar 3 orang. Sementara itu, 79 orang lainnya sudah diobservasi di sembilan rumah sakit berbeda,” ujar Bobby kepada media di Stasiun Bekasi Timur.

READ  Kunjungi Pasien di RSUD Tolikara, Bupati Wilem Wandik Pastikan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Kronologi Kejadian: Berawal dari Mobil Taksi

Kecelakaan berantai ini dipicu oleh sebuah taksi yang tertemper KRL Commuter Line di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) kawasan Bulak Kapal. Tabrakan tersebut menyebabkan KRL berhenti mendadak di lintasan.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa posisi KRL yang terhenti akibat insiden taksi tersebut kemudian ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang.

Evakuasi Penumpang dan Pemulihan Jalur

Pihak KAI memastikan bahwa seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang dinyatakan selamat dan telah dievakuasi dari lokasi. Sementara itu, dari pihak KRL Commuter Line, tercatat 38 penumpang telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

READ  Panen Raya Jagung Kuartal III: Polri Panen 7.153 Ton Jagung di Lahan 1.788 Hektare

Untuk menangani situasi ini, KAI telah mengambil langkah-langkah darurat:

• Posko Tanggap Darurat: Didirikan langsung di Stasiun Bekasi untuk koordinasi evakuasi dan informasi keluarga korban.

• Normalisasi Jalur: Per pukul 01.24 WIB, jalur hilir di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan sudah mulai bisa beroperasi kembali setelah proses evakuasi bangkai taksi dan rangkaian KRL selesai dilakukan.

Hingga saat ini, tim penyelamat masih fokus melakukan evakuasi terhadap tiga korban yang dilaporkan masih terjepit di dalam rangkaian kereta. Pihak berwenang juga tengah mendalami penyebab pasti gangguan di perlintasan sebidang yang menjadi pemicu awal kecelakaan maut ini.

READ  Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Aksi Solidaritas untuk Munir di Depan Kantor Komnas HAM
Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Dijadwalkan Tiba di Makassar Besok, Tim Penyambutan Mulai Bersiap

16 Juni 2026 - 20:54 WITA

Jalan Rusak, UMKM dan Pertanian Jadi Keluhan Utama, Dr. Awaluddin Siap Kawal Aspirasi Warga Pakuli

14 Juni 2026 - 19:46 WITA

Harga Sawit Naik di Berbagai Daerah, Sulawesi Selatan Justru Stagnan, Petani Desak Pembentukan Satgas Harga Sawit

13 Juni 2026 - 19:18 WITA

Pelayanan Jadi Kunci, PT Annur Maarif Catat Peningkatan Signifikan Pendaftar Haji Khusus

11 Juni 2026 - 15:59 WITA

Ketua Koperasi KIM Soroti Kenaikan Potongan Timbangan Sawit oleh PT Teguh Wira Pratama

9 Juni 2026 - 23:23 WITA

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Trending di Nasional