Soalndonesia–JAKARTA Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah pihak di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/5/2026), usai menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monas.
Salah satu yang dipanggil dalam pertemuan tersebut adalah perwakilan dari Danantara. Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa, mengungkapkan bahwa rapat membahas berbagai isu strategis terkait perekonomian nasional.
“Diskusi membahas banyak hal tentang ekonomi, tentang Danantara, dan lain-lain,” ujar Sigit kepada awak media usai pertemuan di Istana.
Bahas Solusi Ekonomi hingga Program R&D
Menurut Sigit, Presiden Prabowo tengah melakukan brainstorming dengan sejumlah pakar untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan ekonomi. Diskusi tersebut juga mencakup pengembangan program riset dan pengembangan (research and development/R&D) serta program edukasi.
Ia menegaskan, pertemuan tidak membahas isu alat utama sistem persenjataan (alutsista), meskipun dirinya juga memiliki latar belakang dari industri pertahanan.
“Program-program kita, termasuk R&D dan edukasional menjadi bagian dari pembahasan,” jelasnya.
Fokus Penguatan Ekonomi Nasional
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku industri dan pakar teknologi.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menghadiri perayaan Hari Buruh di kawasan Monumen Nasional. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan sejumlah kebijakan yang disebut sebagai “kado” bagi para pekerja.
Beberapa di antaranya meliputi penerbitan Peraturan Presiden terkait ojek online (ojol), rencana ratifikasi Konvensi International Labour Organization Nomor 188, serta komitmen menyelesaikan regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada buruh.
Langkah-langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan tenaga kerja di Indonesia.











