Menu

Mode Gelap

Nasional · 1 Mei 2026 20:32 WITA

Usai May Day di Monas, Presiden Prabowo Bahas Ekonomi Bersama Danantara di Istana


 Usai May Day di Monas, Presiden Prabowo Bahas Ekonomi Bersama Danantara di Istana Perbesar

Soalndonesia–JAKARTA Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah pihak di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/5/2026), usai menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Monas.

Salah satu yang dipanggil dalam pertemuan tersebut adalah perwakilan dari Danantara. Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa, mengungkapkan bahwa rapat membahas berbagai isu strategis terkait perekonomian nasional.

“Diskusi membahas banyak hal tentang ekonomi, tentang Danantara, dan lain-lain,” ujar Sigit kepada awak media usai pertemuan di Istana.

Bahas Solusi Ekonomi hingga Program R&D

Menurut Sigit, Presiden Prabowo tengah melakukan brainstorming dengan sejumlah pakar untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan ekonomi. Diskusi tersebut juga mencakup pengembangan program riset dan pengembangan (research and development/R&D) serta program edukasi.

READ  Berlangsung Bersejarah, Presiden Prabowo Hadiri Penandatanganan Perdamaian Gaza di Mesir: Dapat Pujian dari Donald Trump

Ia menegaskan, pertemuan tidak membahas isu alat utama sistem persenjataan (alutsista), meskipun dirinya juga memiliki latar belakang dari industri pertahanan.

“Program-program kita, termasuk R&D dan edukasional menjadi bagian dari pembahasan,” jelasnya.

Fokus Penguatan Ekonomi Nasional

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku industri dan pakar teknologi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menghadiri perayaan Hari Buruh di kawasan Monumen Nasional. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan sejumlah kebijakan yang disebut sebagai “kado” bagi para pekerja.

READ  Presiden Prabowo Tiba di Bali, Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Besar

Beberapa di antaranya meliputi penerbitan Peraturan Presiden terkait ojek online (ojol), rencana ratifikasi Konvensi International Labour Organization Nomor 188, serta komitmen menyelesaikan regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada buruh.

Langkah-langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan tenaga kerja di Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Pengamat Nilai Pengangkatan Anak Menteri Haji Sarat Etika

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

Dr. Bunyamin Yapid Kunjungi Studio Dakwah Mesir, Bawa Inspirasi Penguatan Edukasi Keagamaan di Indonesia

7 Juni 2026 - 20:20 WITA

Dua Anak Menteri Haji dan Umrah Jadi TA, Dapat Fasilitas Istimewa Hingga Haji Non Antrian

7 Juni 2026 - 15:00 WITA

Anak Menteri Haji Jadi Tenaga Ahli, Transparansi Kementrian haji Dipertanyakan

6 Juni 2026 - 22:55 WITA

Tiga Peserta Audisi DA8 Asal Sidrap Lolos ke Jakarta, Bupati Beri Restu dan Dukungan Penuh

5 Juni 2026 - 14:40 WITA

PT Annur Maarif Raih Predikat Hijau (Excellent) dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Musim Umrah 1447 H

3 Juni 2026 - 13:32 WITA

Trending di Nasional