Menu

Mode Gelap

News · 20 Agu 2025 20:41 WITA

Ahmadi Noor Supit Kembali Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Iklan di Bank BJB


 Ahmadi Noor Supit Kembali Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Iklan di Bank BJB Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Mantan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ahmadi Noor Supit kembali menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Sebelumnya, Ahmadi dijadwalkan hadir pada Kamis (7/8/2025), namun ia berhalangan. Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut keterangan Ahmadi sangat penting untuk mendalami kejanggalan hasil audit di Bank BJB.

READ  Rumah Eks Direktur Keuangan Jiwasraya Terpidana Harry Prasetyo Laku Rp2,7 Miliar di Lelang Negara

“Keterangan yang bersangkutan dibutuhkan untuk mengonfirmasi adanya dugaan penyimpangan dalam audit Bank BJB,” ujar Asep.

Kejanggalan Audit dan Kerugian Negara Rp222 Miliar

KPK sebelumnya menemukan kejanggalan dalam audit yang dilakukan terhadap PT Bank BJB. Temuan itu berkaitan langsung dengan dugaan praktik korupsi pengadaan iklan yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp222 miliar

Kasus ini tengah menjadi sorotan karena diduga melibatkan pihak internal perbankan serta sejumlah pihak eksternal yang berperan dalam proses pengadaan iklan.

Hingga kini, KPK masih terus memeriksa sejumlah saksi untuk memperkuat konstruksi perkara.

READ  OJK Tegaskan SLIK Bukan Kendala Utama KPR Subsidi, Mayoritas Ditolak karena Dokumen Tak Lengkap

Ahmadi Noor Supit yang telah selesai diperiksa tampak meninggalkan Gedung Merah Putih KPK tanpa memberikan banyak komentar kepada awak media.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Willy Aditya Guyon Soal “Merger” NasDem–Gerindra di Rapat DPR

13 April 2026 - 14:47 WITA

Wacana Pengambilalihan PNM dan Whoosh oleh Kemenkeu Dikritik Ekonom

13 April 2026 - 14:37 WITA

Rupiah Melemah ke Rp17.135 per Dolar AS, Imbas Ketegangan Iran–AS Meningkat

13 April 2026 - 14:20 WITA

Jokowi Bantah Isu Caplok Partai NasDem: “Tidak Ada Sama Sekali”

13 April 2026 - 14:13 WITA

Ceramah JK di UGM Berujung Laporan Polisi, Ini Isi dan Penjelasannya

13 April 2026 - 14:08 WITA

Kaesang Pangarep: PSI Kebut Mesin Politik, Target Siap “Perang” di Pemilu 2029

12 April 2026 - 19:24 WITA

Trending di News