Menu

Mode Gelap

Nasional · 4 Nov 2025 00:08 WITA

Danantara Siap Suntik Modal ke Proyek Waste to Energy, Sebagian Dana dari Patriot Bond


 Danantara Siap Suntik Modal ke Proyek Waste to Energy, Sebagian Dana dari Patriot Bond Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, memastikan pihaknya akan turut berinvestasi langsung melalui penyertaan ekuitas dalam proyek waste to energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi listrik. Pendanaan sebagian akan bersumber dari penerbitan Patriot Bond, instrumen pembiayaan yang tengah disiapkan oleh Danantara.

“Jadi kita pendanaan equity di proyek-proyek yang ada. Kita akan menggunakan dana Patriot Bond untuk salah satunya untuk waste to energy,” ujar Pandu di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (3/11/2025).

Pandu menjelaskan, skema pembiayaan proyek WtE ini akan terdiri atas 30 persen ekuitas dan 70 persen pinjaman perbankan. Dengan porsi tersebut, Danantara dipastikan memegang saham minimal 30 persen dalam setiap proyek. Namun demikian, Pandu menegaskan bahwa pihaknya membuka peluang sebesar-besarnya bagi sektor swasta untuk turut menjadi pemegang saham dominan.

READ  Mediasi Gugatan Ijazah Gibran Digelar, Kedua Pihak Hadir Lebih Awal

“Kita tergantung deal masing-masing. Kami ingin crowding in private sector, ini penting. Bisa saja di beberapa sektor kami mayoritas, tapi di sektor lain private sector bisa lebih besar. Paling tidak kami 30 persen, supaya yang lain juga bisa lebih besar,” ucapnya.

Tender Dimulai 6 November 2025

Sementara itu, Managing Director Investment Danantara, Stefanus Ade, menyampaikan bahwa tahap lelang pertama proyek WtE akan dimulai pada 6 November 2025. Tender tersebut akan dilaksanakan untuk 7 kota/kabupaten sebagai tahap awal dari total 33 wilayah yang disiapkan.

“Dari tujuh ini, kalau semua yang sudah siap, tanggal 6 November besok kita akan mulai tender di tujuh kota ini. Mudah-mudahan semuanya siap, tapi kalau belum, kita mulai dari yang lahannya dan pasokan sampahnya sudah cukup,” jelas Stefanus.

READ  Investasi Hilirisasi Rp371 Triliun Siap Serap 8 Juta Pekerja, Dorong Industrialisasi Pertanian Nasional

Lelang tahap pertama ini bertujuan untuk menyeleksi calon mitra Daftar Penyedia Terseleksi (DPT). Hingga saat ini, Danantara telah menghimpun 24 perusahaan asing yang masuk dalam daftar tersebut. Nantinya, DPT yang memenangkan tender wajib bekerja sama dengan BUMN, BUMD, atau sektor swasta nasional untuk membentuk joint venture (JV) atau konsorsium dalam pelaksanaan proyek.

Daftar 7 Wilayah Proyek WtE Tahap Pertama

Adapun tujuh wilayah yang masuk dalam lelang batch pertama proyek waste to energy, yakni:

1. Bali

2. Yogyakarta

3. Bogor Raya

4. Tangerang Raya

READ  Gubernur Papua Ancam Copot Direksi RSUD Usai Ibu Hamil dan Bayi Meninggal Diduga Ditolak Empat Rumah Sakit

5. Kota Semaran

6. Bekasi Raya

7. Medan Raya

Setiap proyek WtE diperkirakan memiliki nilai investasi antara Rp2,3 triliun hingga Rp3,2 triliun, tergantung pada kapasitas dan teknologi yang digunakan. Kapasitas pengolahan sampah di tiap proyek ditargetkan lebih dari 1.000 ton per hari, dengan sistem pengelolaan tertutup, efisien, dan ramah lingkungan.

Danantara melalui PT Danantara Investment Management (Persero) menargetkan proyek WtE menjadi bagian penting dari upaya nasional mengurangi timbunan sampah perkotaan sekaligus mendorong transisi energi bersih.

“Proyek ini bukan hanya soal listrik, tapi tentang menciptakan solusi berkelanjutan yang punya dampak lingkungan dan sosial besar,” tutup Pandu.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Puspenma Siapkan 1.900 Beasiswa 2026, Dorong Dosen PTK Tempuh Studi Doktor dan Perkuat Riset

28 Februari 2026 - 21:43 WITA

Satgas PRR Targetkan Seluruh Pengungsi Pascabencana Sumatera Direlokasi Sebelum Idulfitri 2026

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

AS dan Israel Serang Iran, Presiden Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

28 Februari 2026 - 21:02 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kepala BGN: 93 Persen Anggaran Rp268 Triliun Dialokasikan untuk Program Makan Bergizi

28 Februari 2026 - 20:29 WITA

Bupati Tolikara Serahkan DPA 2026, Tandai Dimulainya Pelaksanaan APBD Rp1,64 Triliun

28 Februari 2026 - 15:22 WITA

Trending di Nasional