Menu

Mode Gelap

News · 15 Nov 2025 04:32 WITA

Dua Riset Internasional Rekam Tren Positif Keamanan Indonesia, Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat


 Dua Riset Internasional Rekam Tren Positif Keamanan Indonesia, Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Situasi keamanan di Indonesia kembali mendapat sorotan positif dari dua lembaga riset kredibel, Litbang Kompas dan Gallup. Kedua institusi itu merilis temuan yang menunjukkan meningkatnya rasa aman masyarakat serta naiknya kepercayaan publik terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Laporan terbaru Litbang Kompas mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 76,2%, menandai perbaikan konsisten dalam pelayanan, respons, dan perlindungan kepada warga. Hasil ini sekaligus menunjukkan persepsi publik bahwa Polri semakin profesional dalam menangani pelayanan tanpa diskriminasi, serta dipercaya dalam menjaga kerahasiaan data pribadi.

Di sisi lain, Gallup Global Safety Report 2025 yang dirilis pada Jumat (14/11/2025) menempatkan Indonesia di kategori Very High Safety atau negara dengan tingkat keamanan yang sangat tinggi. Dalam survei tersebut, 83% responden Indonesia merasa aman berjalan sendirian pada malam hari, sebuah indikator penting dalam mengukur rasa aman publik.

READ  Korupsi Kuota Haji: KPK Siap Bergerak, Data Pansus DPR Jadi Kunci

Indonesia Masuk Kelompok Negara dengan Stabilitas Keamanan Sangat Tinggi

Melalui Law and Order Index, Gallup memberikan skor 89 dari 100 bagi Indonesia. Capaian ini menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara yang memiliki sistem keamanan stabil, seperti Hong Kong dan Taiwan.

Menariknya, skor Indonesia bahkan berada di atas sejumlah negara maju, seperti:

Jepang — 78℅

Korea Selatan — 80%

Kanada — 75%

Australia — 66%

Amerika Serikat — 71%

Inggris — 76%

Dengan skor 89, Indonesia juga berada dekat dengan kelompok negara yang meraih skor 88, termasuk Portugal, Jerman, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.

Tren positif ini menjadi penanda bahwa rasa aman publik meningkat dan persepsi global terhadap keamanan Indonesia semakin baik.

Metodologi Gallup: Rasa Aman Warga dan Kepercayaan pada Polisi Jadi Indikator Kunci

READ  Syahrul Aidi Maazat Resmi Dilantik sebagai Ketua BKSAP DPR RI Gantikan Mardani Ali Sera

Gallup membangun indeks keamanan global menggunakan empat indikator utama:

1. Kepercayaan masyarakat kepada kepolisian

2. Rasa aman berjalan sendirian pada malam hari

3. Pengalaman menjadi korban pencurian

4. Pengalaman mengalami penyerangan fisik atau perampokan

Survei dilakukan sepanjang Januari–Desember 2024 di 144 negara, melibatkan 145.170 responden berusia 15 tahun ke atas. Pewawancaraan dilakukan melalui tatap muka dan telepon, dengan minimal 1.000 responden pada setiap negara. Survei ini memiliki margin of error 3,3–5,4% di tingkat kepercayaan 95%.

Riset Gallup ini menjadi salah satu tolok ukur global dalam mengukur pencapaian SDG 16, khususnya terkait stabilitas hukum dan keamanan publik.

Survei Kompas: Kepercayaan terhadap Polri Menguat di Tengah Perbaikan Pelayanan

Survei Litbang Kompas yang dilaksanakan pada 20–27 Oktober 2025 melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.

READ  5 Diperiksa KPK Terkait Kuota Haji Tambahan 2024, Ini Kata Eks Menag

Hasilnya menunjukkan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, terutama pada aspek pelayanan publik, kecepatan penanganan laporan, dan kemampuan menjaga keamanan di wilayah-wilayah rawan. Survei juga merekam apresiasi terhadap sikap Polri yang dianggap setara dalam memperlakukan warga tanpa memandang latar belakang keyakinan.

Konsolidasi Rasa Aman Nasional

Jika disandingkan, temuan Gallup dan Kompas memberi ilustrasi kuat bahwa keamanan nasional tengah berada dalam tren positif. Peningkatan kepercayaan publik terhadap Polri berjalan sejalan dengan perbaikan persepsi warga terhadap keamanan di lingkungan mereka.

Kedua riset ini juga menunjukkan bahwa upaya perbaikan layanan kepolisian dan penguatan stabilitas keamanan mulai dirasakan oleh masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional sebagai negara dengan tingkat keamanan yang semakin progresif.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat, Kakortastipidkor hingga Kapolres Berganti

28 Februari 2026 - 21:16 WITA

Dirtipidnarkoba Bareskrim: Eks Kapolres Bima Kota Diduga Terima “Uang Keamanan” dari Bandar Narkoba

28 Februari 2026 - 20:57 WITA

Seskab Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Rp769,1 Triliun Disepakati Pemerintah dan DPR, MBG Tak Kurangi Program Sekolah

28 Februari 2026 - 20:49 WITA

BGN Hentikan Sementara 47 SPPG hingga Hari ke-9 Ramadhan, Temukan Menu MBG Tak Layak Konsum

28 Februari 2026 - 20:41 WITA

Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

28 Februari 2026 - 20:34 WITA

BGN Luruskan Informasi Alokasi Dana MBG, Rp500 Juta per 12 Hari untuk Setiap SPPG

28 Februari 2026 - 20:21 WITA

Trending di News