Menu

Mode Gelap

Nasional · 30 Nov 2025 16:16 WITA

Airlangga Usulkan Insentif Fiskal untuk Daerah Peraih TPID Award, Anggaran Rp 786 Miliar Siap Digelontorkan


 Airlangga Usulkan Insentif Fiskal untuk Daerah Peraih TPID Award, Anggaran Rp 786 Miliar Siap Digelontorkan Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengusulkan pemberian insentif fiskal bagi pemerintah daerah yang meraih penghargaan dalam ajang TPID Award dan Championship Digital. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk mendapatkan persetujuan anggaran.

Pengajuan tersebut diutarakan Airlangga dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (28/11/2025). Ia menilai insentif ini layak diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi nyata daerah dalam menjaga stabilitas harga dan mempercepat transformasi digital.

“Daerah yang mendapatkan award ini mohon dapat diberikan insentif fiskal, Pak Presiden… jumlahnya tidak terlalu besar, kira-kira Rp 786 miliar,” ujar Airlangga di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan jajaran menteri ekonomi.

READ  Dr. Thobib Al Asyhar Resmi Dilantik Menjadi Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag

Dukungan untuk Daerah yang Jaga Stabilitas Harga

Airlangga menegaskan bahwa daerah penerima penghargaan telah menunjukkan kinerja kuat dalam pengendalian inflasi, perbaikan tata kelola, dan peningkatan pelayanan publik melalui digitalisasi. Pemberian insentif diharapkan mendorong daerah lain untuk memperluas inovasi dan memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Insentif ini apresiasi bagi daerah yang telah menjaga stabilitas harga dan mendorong digitalisasi. Harapannya menjadi motivasi tambahan,” kata Airlangga.

Ia menjelaskan, melalui transformasi digital, banyak daerah berhasil memperbaiki efisiensi fiskal, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat ekosistem ekonomi daerah.

Nilai Anggaran Mencapai Rp 786 Miliar

Terkait pendanaan, Airlangga mengungkapkan bahwa kebutuhan anggaran untuk skema insentif mencapai sekitar Rp 786 miliar. Anggaran tersebut sudah dibahas dengan Menteri Keuangan dan menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden Prabowo.

READ  Presiden Prabowo Temui Michael Bloomberg di New York, Bahas Investasi Energi Bersih dan Perlindungan Laut

“Sudah kami komunikasikan ke Pak Menkeu. Dananya tersedia, tinggal arahan dari Presiden,” tambahnya.

Proyeksi Ekonomi 2026 Tetap Positif

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga optimistis bahwa prospek ekonomi Indonesia pada 2026 berada dalam jalur pemulihan yang solid. Hal ini didukung peningkatan konsumsi masyarakat sepanjang 2025, yang tercermin dari Mandiri Spending Index sebesar 312, melampaui ambang normal 300.

“Fundamental kita menguat. Konsumsi masyarakat meningkat signifikan… proyeksi pertumbuhan 2026 sangat positif,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa investasi, terutama di sektor non-bangunan, juga menunjukkan tren peningkatan dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional.

READ  Menkeu Purbaya Dapat Waktu 6 Bulan Rancang Ulang Skema Subsidi dan Kompensasi BUMN

Belanja Pemerintah Diproyeksi Jadi Pendorong Utama 2026

Penguatan prospek ekonomi 2026 juga didukung program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Para ekonom memperkirakan bahwa efektivitas belanja pemerintah akan menjadi motor utama pertumbuhan tahun depan.

Kepala Biro Banking Research & Analytics BCA, Victor Matindas, menyebut tahun 2025 sebagai masa transisi di mana banyak program baru mulai berjalan.

“Harusnya 2026 akselerasi program jauh lebih baik. Belanja pemerintah akan menjadi driver utama pertumbuhan ekonomi,” kata Victor.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Menaker Yassierli Tekankan Pentingnya K3 untuk Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

9 Januari 2026 - 23:24 WITA

Menkum Supratman Minta Publik Cermati KUHP dan KUHAP Baru Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

9 Januari 2026 - 23:15 WITA

Kemensos Mulai Seleksi Siswa Baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, Pembangunan Gedung Permanen Dimulai

9 Januari 2026 - 23:07 WITA

Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Peran Kemenag Jaga Persatuan Bangsa di Rakerwil Sultra 2026

9 Januari 2026 - 23:00 WITA

Tak Hanya Gus Yaqut, Mantan Stafsus Menteri Agama Ikut Ditahan KPK

9 Januari 2026 - 17:26 WITA

KPK Tetapkan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026 - 17:17 WITA

Trending di Nasional