Menu

Mode Gelap

Nasional · 4 Des 2025 21:53 WITA

Insentif Mobil Listrik Disetop 2026, Pemerintah Alihkan Anggaran ke Proyek Mobil Nasional


 Insentif Mobil Listrik Disetop 2026, Pemerintah Alihkan Anggaran ke Proyek Mobil Nasional Perbesar

SOALINDONESIA–JAKARTA Pemerintah memastikan program insentif mobil listrik akan berakhir pada 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, anggaran yang selama ini digelontorkan untuk mendorong pasar kendaraan listrik akan dialihkan guna mendukung pengembangan mobil nasional.

Airlangga memaparkan bahwa hingga saat ini pemerintah telah menggelontorkan sekitar Rp7 triliun untuk mempercepat perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Langkah tersebut dinilai telah membuahkan hasil, seiring hadirnya produsen mobil listrik global yang mulai membangun pabrik di Tanah Air.

“Kita sudah memberikan fasilitas agar industri EV ini bergerak, besarnya sebesar Rp7 triliun,”

kata Airlangga dalam acara Indonesia Connect Outlook 2026 di The Hall Senayan City, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

READ  Pemerintah Siapkan Rp 2.567,9 Triliun untuk Program Prioritas di APBN 2026, Fokus Penguatan Ekonomi dan Layanan Publik

Menurutnya, pembangunan pabrik di dalam negeri akan menekan biaya produksi dan harga jual kendaraan listrik menjadi lebih kompetitif. Ia mencontohkan peralihan dari impor completely built up (CBU) ke completely knock down (CKD) yang memiliki bea masuk lebih rendah.

“Dengan adanya pabrik tentu cost mereka akan lebih murah karena mereka bisa menikmati CKD,” jelasnya.

Dengan berjalannya ekosistem industri, pemerintah kini menyiapkan langkah lanjutan: menggeser anggaran insentif untuk mendukung produksi mobil nasional.

“Anggaran yang kemarin disediakan untuk menstimulate market ini digeser untuk memproduksi mobil nasional,” tegas Airlangga.

READ  Wapres Gibran: Ekonomi, Energi, dan Pangan Jadi Penentu Masa Depan Bangsa

Harga Mobil Makin Kompetitif

Airlangga juga mengungkapkan bahwa perkembangan mobil listrik mulai memberikan efek nyata pada pasar otomotif. Pada pameran otomotif di Bumi Serpong Damai (BSD), harga mobil konvensional mengalami penurunan signifikan.

Harga rata-rata mobil kini berada di kisaran Rp300 juta, bahkan beberapa model dibanderol hanya Rp175–190 juta, sesuatu yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya.

“Dengan kehadiran electric vehicle harga mobil tertekan ke bawah,” ujarnya dalam Rapimnas Kadin di Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Persaingan ketat membuat produsen mobil berbahan bakar bensin harus menyesuaikan harga agar tetap kompetitif di tengah meningkatnya tren elektrifikasi.

READ  Airlangga Hartarto: Target Pertumbuhan Ekonomi 6–7 Persen, Danantara Diharapkan Jadi Motor Investasi Nasional

Konsumen Mulai Beralih ke EV

Pergantian selera pasar terlihat jelas. Penjualan mobil listrik naik 18,27% sepanjang 2025, jauh mengungguli pertumbuhan mobil konvensional yang relatif stabil. Sementara itu, penjualan sepeda motor juga meningkat 8,4%, menandakan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi tetap tinggi.

Airlangga menilai dinamika ini adalah bagian dari pergeseran besar menuju era kendaraan listrik, seiring semakin luasnya pilihan dan penurunan harga kendaraan.

Kebijakan penghentian insentif pada 2026 menandai babak baru industri otomotif nasional. Pemerintah menargetkan dukungan anggaran selanjutnya mampu mendorong lahirnya mobil nasional yang berdaya saing global baik dari sisi harga maupun teknologi.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Di Tengah Perbedaan, Willem Wandik dan Elisabeth Flassy Hadir Membawa Kebahagiaan Idul Adha bagi Umat Muslim Tolikara

30 Mei 2026 - 15:23 WITA

Elisabeth Y. Flassy Wandik Menembus Pelosok Douw, Membawa Harapan bagi Generasi Emas Papua Pegunungan,”

30 Mei 2026 - 13:03 WITA

Dari Padangloang ke Baitullah, Hj Hasna Apae Menutup Perjalanan Hidupnya dengan Gelar Haji,TA Menag RI Sampaikan Belasungkawa

29 Mei 2026 - 20:41 WITA

Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Hewan Qurban di Masjid Raya Tolikara dan Kota Jayapura

27 Mei 2026 - 12:11 WITA

WW Foundation Salurkan 2 Ekor Sapi Qurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H

26 Mei 2026 - 21:44 WITA

Willem Wandik: Momentum Hari Kebangkitan Nasional Jadi Energi Baru Pembangunan Papua Pegunungan

20 Mei 2026 - 12:52 WITA

Trending di Nasional