Menu

Mode Gelap

News · 9 Apr 2026 22:55 WITA

Solar-Pertalite di SPBU Tanete Langka, Diduga Dikirim ke Morowali


 Screenshot Perbesar

Screenshot

SOAlINDONESIA—SIDRAP—Dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di wilayah Tanete. Seorang pelaku berinisial IL disebut-sebut mengalirkan solar dan pertalite dalam jumlah besar ke Morowali, memicu kelangkaan di tingkat lokal dan keresahan warga.

Keluhan masyarakat kian menguat dalam beberapa pekan terakhir. Antrean panjang di SPBU menjadi pemandangan rutin, bahkan tidak sedikit warga yang pulang tanpa mendapatkan jatah BBM subsidi.

“Sekarang bukan lagi soal antre lama, tapi sering sudah habis sebelum kami dapat. Ini sangat menyulitkan,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.

READ  Kejagung Periksa Eks Dirjen Pajak Suryo Utomo dan Kepala KPP Madya Dua Semarang Terkait Kasus Manipulasi Pembayaran Pajak 2016–2020

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas pelangsiran tersebut diduga berlangsung sistematis dan berulang. BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat setempat justru diduga dialihkan ke luar daerah dengan volume signifikan.

Situasi ini berdampak langsung pada sektor ekonomi kecil. Pengguna kendaraan roda dua hingga pelaku usaha mikro menjadi pihak paling terdampak akibat terbatasnya akses terhadap pertalite.

“Kalau begini terus, usaha kecil bisa lumpuh. Kami bergantung pada BBM subsidi untuk operasional harian,” keluh warga lainnya.

Tak hanya merugikan secara ekonomi, dugaan pengiriman BBM subsidi lintas daerah ini juga dinilai berpotensi melanggar aturan distribusi yang telah ditetapkan pemerintah. Masyarakat pun mempertanyakan lemahnya pengawasan di lapangan.

READ  KPK Tegaskan Penyelidikan Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh Tetap Berlanjut, Meski Presiden Prabowo Siap Tanggung Utang

Warga mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk segera turun tangan. Mereka meminta adanya penelusuran menyeluruh terhadap dugaan praktik ilegal tersebut, termasuk jaringan distribusi yang terlibat.

“Jangan sampai ada pembiaran. Ini menyangkut hak masyarakat kecil,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pelangsiran oleh IL. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait segera memperketat pengawasan distribusi BBM agar kelangkaan tidak terus berulang dan keadilan distribusi bisa dirasakan oleh warga Tanete.

READ  Menag RI Transit di Makassar, Doakan Bangsa Damai dan Hadiri Pembinaan ASN UIN Alauddin
Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

DPR Soroti Pengadaan 21.800 Motor Listrik BGN, Minta Penjelasan Transparan

9 April 2026 - 16:56 WITA

Gibran Tegaskan Pemerintah Tak Akan Naikkan Harga BBM, Tak Sejalan Arahan Presiden

9 April 2026 - 16:47 WITA

DPR Dukung Larangan Vape, BNN Temukan Kandungan Narkotika dalam Cairan Rokok Elektrik

9 April 2026 - 16:40 WITA

Jusuf Kalla Datangi Bareskrim Polri, Laporkan Pihak Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

8 April 2026 - 15:19 WITA

KPK Periksa Tujuh Bos Biro Travel Terkait Kasus Kuota Tambahan Haji

8 April 2026 - 14:48 WITA

Biaya Haji Berpotensi Naik, Pemerintah Pastikan Tidak Dibebankan ke Jemaah

8 April 2026 - 14:36 WITA

Trending di News