Menu

Mode Gelap

News · 5 Mei 2026 01:46 WITA

Investasi PSEL Jakarta Tembus Rp17,3 Triliun, Target Operasi 2028


 Investasi PSEL Jakarta Tembus Rp17,3 Triliun, Target Operasi 2028 Perbesar

Soalindonesia–JAKARTA — CEO Rosan Roeslani mengungkapkan kebutuhan investasi untuk pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di DKI Jakarta diperkirakan mencapai USD 1 miliar atau setara sekitar Rp 17,39 triliun.

Dalam keterangannya, Rosan menjelaskan bahwa pembangunan PSEL dengan kapasitas 1.000 ton sampah per hari membutuhkan dana sekitar Rp 2 triliun. Sementara itu, proyek di Jakarta dirancang memiliki kapasitas jauh lebih besar, yakni minimal 8.000 ton per hari.

“Kalau kapasitas 8.000 ton, investasinya kurang lebih USD 1 billion. Bahkan bisa lebih, karena kita mempertimbangkan pembangunan hingga 10.000 sampai 12.000 ton per hari untuk mengolah sampah lama,” ujarnya di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Senin (4/5).

READ  KPK Tetapkan 3 Orang dan 2 Korporasi Tersangka Kasus Korupsi Bansos Beras PKH 2020

Fokus Atasi Penumpukan Sampah

Rosan menekankan peningkatan kapasitas ini penting untuk menangani penumpukan sampah lama di TPST Bantargebang. Dengan teknologi terbaru, fasilitas PSEL nantinya mampu mengolah sampah lama maupun baru tanpa proses pemilahan yang rumit.

Beberapa lokasi yang dipertimbangkan untuk pembangunan antara lain kawasan Bantargebang dan Sunter. Namun, pemerintah masih akan melakukan kajian untuk menentukan lokasi paling efisien dan cepat direalisasikan.

“Targetnya, kalau semua proses berjalan lancar, awal 2028 fasilitas ini sudah bisa beroperasi,” jelasnya.

Listrik Dijual ke PLN

Listrik yang dihasilkan dari PSEL nantinya akan disalurkan ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pemerintah telah menetapkan skema tarif penjualan listrik sebesar USD 20 sen per kWh.

READ  Resmikan Digitalisasi Pembelajaran, Presiden Prabowo Soroti Banyaknya Sektor yang Harus Dibenahi

Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.

Dengan proyek ini, pemerintah berharap persoalan sampah di Jakarta dapat teratasi sekaligus mendorong pemanfaatan energi terbarukan dari limbah perkotaan.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Nadiem Makarim Minta Alih Status Tahanan karena Sakit, Hakim Pertimbangkan

5 Mei 2026 - 02:35 WITA

DPR Soroti Penyanderaan 4 WNI oleh Bajak Laut di Somalia, Desak Langkah Cepat Pemerintah

5 Mei 2026 - 02:22 WITA

KPK Panggil Eks Staf Ahli Menhub dalam Pengembangan Kasus Korupsi Proyek Kereta Api

5 Mei 2026 - 02:16 WITA

Konsultan Pajak Ungkap Alasan Lonjakan Nilai Saham Nadiem Makarim pada 2022

5 Mei 2026 - 01:58 WITA

Halte CSW Padat Akibat Gangguan Bus TransJakarta, Penumpang Antre hingga Satu Jam

5 Mei 2026 - 01:51 WITA

Tersangka Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Mangkir, Polisi Siapkan Langkah Hukum

4 Mei 2026 - 22:18 WITA

Trending di Kriminal